- Kereta barang menabrak bus umum di kawasan Asok-Din Daeng, Bangkok, pada Jumat sore, 16 Mei 2026.
- Kecelakaan tragis tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan sebanyak 32 penumpang lainnya mengalami luka-luka.
- Penyebab kecelakaan diduga karena palang perlintasan gagal turun akibat kendaraan yang terjebak di area rel kereta.
Suara.com - Kecelakaan maut terjadi di pusat Bangkok setelah kereta barang menabrak bus umum di kawasan Asok-Din Daeng dekat Stasiun Airport Rail Link Makkasan, Jumat (16/5/2026) sore waktu setempat.
Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas dan 32 lainnya mengalami luka-luka.
Wakil Menteri Perhubungan Thailand, Siripong Angkasakulkiat, mengatakan kecelakaan melibatkan kereta barang rute Laem Chabang-Bang Sue dan bus umum jalur 206 milik BMTA.
“Korban meninggal dunia berjumlah delapan orang dan korban luka mencapai 32 orang,” ujar Siripong dalam konferensi pers di lokasi kejadian seperti dilansir dari Matichon.co.th
Dari total korban luka, sebanyak 15 orang mengalami luka ringan, lima orang luka sedang, dan dua korban berada dalam kondisi kritis.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Bangkok.
Menurut laporan awal, kecelakaan terjadi karena palang perlintasan tidak dapat diturunkan akibat adanya kendaraan yang masih terjebak di atas rel kereta.
Situasi itu membuat petugas tidak bisa menutup akses jalan saat kereta barang melintas.
“Secara aturan, kendaraan tidak boleh berhenti dalam radius lima meter dari rel kereta. Namun saat kejadian ada kendaraan yang masih berada di area perlintasan,” kata Siripong.
Baca Juga: Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Benturan keras membuat bus terseret dan terbakar hebat di dekat perlintasan rel Asok-Din Daeng.
Tim pemadam kebakaran dan penyelamat membutuhkan waktu cukup lama untuk mengevakuasi korban dari bangkai kendaraan.
Pelaksana tugas Gubernur Kereta Api Thailand, Anan Phonimdaeng, memastikan investigasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk memeriksa rekaman kecepatan kereta dan prosedur petugas penjaga palang.
“Jika palang tidak tertutup, secara prosedur kereta seharusnya berhenti sebelum melintas. Semua akan diperiksa melalui data kotak hitam kereta,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, meminta keluarga penumpang bus jalur 206 yang belum kembali ke rumah segera menghubungi otoritas setempat untuk proses identifikasi korban.
Berita Terkait
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN
-
Sikat Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Melaju ke Semifinal Thailand Open 2026
-
Singgung Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Sebut Skuad Asuhannya Underdog di Piala Asia 2027
-
Ulasan Film Gohan: Sajikan Kisah Hidup Anjing Liar yang Menggetarkan Jiwa
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN