News / Internasional
Minggu, 17 Mei 2026 | 09:39 WIB
Sedikitnya delapan orang tewas dan 35 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah kereta barang menabrak bus umum di pusat Bangkok, Thailand, Sabtu (16/5/2026) sore waktu setempat. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Kereta barang menabrak bus umum di kawasan Asok-Din Daeng, Bangkok, pada Jumat sore, 16 Mei 2026.
  • Kecelakaan tragis tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan sebanyak 32 penumpang lainnya mengalami luka-luka.
  • Penyebab kecelakaan diduga karena palang perlintasan gagal turun akibat kendaraan yang terjebak di area rel kereta.

Suara.com - Kecelakaan maut terjadi di pusat Bangkok setelah kereta barang menabrak bus umum di kawasan Asok-Din Daeng dekat Stasiun Airport Rail Link Makkasan, Jumat (16/5/2026) sore waktu setempat.

Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas dan 32 lainnya mengalami luka-luka.

Wakil Menteri Perhubungan Thailand, Siripong Angkasakulkiat, mengatakan kecelakaan melibatkan kereta barang rute Laem Chabang-Bang Sue dan bus umum jalur 206 milik BMTA.

“Korban meninggal dunia berjumlah delapan orang dan korban luka mencapai 32 orang,” ujar Siripong dalam konferensi pers di lokasi kejadian seperti dilansir dari Matichon.co.th

Dari total korban luka, sebanyak 15 orang mengalami luka ringan, lima orang luka sedang, dan dua korban berada dalam kondisi kritis.

Seluruh korban langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Bangkok.

Sedikitnya delapan orang tewas dan 35 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah kereta barang menabrak bus umum di pusat Bangkok, Thailand, Sabtu (16/5/2026) sore waktu setempat. [Istimewa]

Menurut laporan awal, kecelakaan terjadi karena palang perlintasan tidak dapat diturunkan akibat adanya kendaraan yang masih terjebak di atas rel kereta.

Situasi itu membuat petugas tidak bisa menutup akses jalan saat kereta barang melintas.

“Secara aturan, kendaraan tidak boleh berhenti dalam radius lima meter dari rel kereta. Namun saat kejadian ada kendaraan yang masih berada di area perlintasan,” kata Siripong.

Baca Juga: Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas

Benturan keras membuat bus terseret dan terbakar hebat di dekat perlintasan rel Asok-Din Daeng.

Tim pemadam kebakaran dan penyelamat membutuhkan waktu cukup lama untuk mengevakuasi korban dari bangkai kendaraan.

Pelaksana tugas Gubernur Kereta Api Thailand, Anan Phonimdaeng, memastikan investigasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk memeriksa rekaman kecepatan kereta dan prosedur petugas penjaga palang.

“Jika palang tidak tertutup, secara prosedur kereta seharusnya berhenti sebelum melintas. Semua akan diperiksa melalui data kotak hitam kereta,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, meminta keluarga penumpang bus jalur 206 yang belum kembali ke rumah segera menghubungi otoritas setempat untuk proses identifikasi korban.

Load More