- Media Thairath melaporkan empat perlintasan kereta api di pusat kota Bangkok memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan maut.
- Kepadatan lalu lintas di area seperti Asok-Din Daeng sering menyebabkan kendaraan terjebak hingga berhenti tepat di atas rel.
- Pakar menilai infrastruktur perlintasan di Bangkok tidak mampu lagi menampung volume kendaraan yang terus meningkat setiap harinya.
Suara.com - Kecelakaan maut kereta dan bus di pusat Bangkok memicu perhatiaan dunia internasional khususnya di Indonesia yang beberapa waktu lalu juga dihantam tragedi maut di Stasiun Bekasi Timur.
Menurut ulasan salah satu media di Bangkok, Thailand, sumber utama kecelakaan maut itu disebabkan perlintasan kereta yang rawan.
Sejumlah perlintasan kereta api di ibu kota Thailand itu dinilai rawan kecelakaan dan kemacetan parah.
Media Thailand Thairath melaporkan sedikitnya ada empat titik perlintasan rel di jalan utama Bangkok yang selama ini dikenal berisiko tinggi.
Lokasi-lokasi tersebut berada di kawasan padat kendaraan dan sering mengalami antrean panjang saat kereta melintas.
Salah satu titik paling disorot adalah perlintasan kereta di kawasan Asok-Din Daeng dekat Stasiun Makkasan.
Lokasi ini berada di antara persimpangan Rama 9 dan Asok-Phetchaburi yang setiap hari dipadati kendaraan.
Kemacetan panjang di area tersebut sering membuat kendaraan berhenti tepat di atas rel kereta.
Dalam beberapa kasus, pengendara bahkan nekat menerobos palang pintu karena terburu-buru atau terjebak kepadatan lalu lintas.
Baca Juga: Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan
Selain Asok-Din Daeng, titik rawan lainnya berada di Jalan Rama VI dekat Rumah Sakit Vichaiyut dan Kementerian Keuangan Thailand.
Kawasan ini dikenal mengalami kepadatan tinggi terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari.
Perlintasan berikutnya berada di Jalan Phaya Thai yang terletak di bawah jalur BTS dekat Stasiun Phaya Thai.
Tingginya aktivitas kendaraan dan pejalan kaki membuat kawasan tersebut menjadi salah satu titik paling sibuk di Bangkok.
Sementara itu, perlintasan rel di Jalan Ratchaprarop juga masuk daftar lokasi berisiko tinggi.
Jalur tersebut berada di lintasan kereta timur Bangkok dan menjadi salah satu titik kemacetan utama di pusat kota.
Pakar transportasi Thailand menilai sebagian besar perlintasan kereta di Bangkok sudah tidak mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat.
Saat palang rel ditutup karena kereta melintas, antrean kendaraan bisa mengular sangat panjang dan memicu risiko kecelakaan.
Berita Terkait
-
Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN
-
Sikat Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Melaju ke Semifinal Thailand Open 2026
-
Singgung Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Sebut Skuad Asuhannya Underdog di Piala Asia 2027
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub