Suara.com - Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan berharap Olimpiade 2020 Tokyo bisa tetap terselenggara kendati mendapat desakan dari publik Jepang yang ingin agar pesta empat tahunan itu dibatalkan seiring dengan belum terkendalinya pandemi COVID-19 di negara sakura itu.
Eko meyakini harapan tersebut juga turut diamini oleh seluruh atlet di dunia yang sudah mempersiapkan diri bertahun-tahun agar bisa berlaga pada multiajang terbesar di dunia yang telah tertunda satu tahun tersebut.
“Pasti semua ingin Olimpiade Tokyo terselenggara karena tahun depan sudah ada kualifikasi lagi. Kami juga sudah mempersiapkan diri untuk Olimpiade,” kata Eko saat dihubungi di Jakarta, Kamis (20/5/2021).
“Tapi sampai saat ini masih belum ada perubahan dan masih sesuai jadwal. Yang pasti kalau saya sebagai atlet hanya bisa mempersiapkan diri saja,” sambungnya seperti dimuat Antara.
Harapan Eko tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, Olimpiade Tokyo bakal menjadi ajang penebusan untuk merebut medali emas setelah pada tiga edisi sebelumnya ia cuma mampu meraih medali perunggu pada Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London, serta medali perak pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.
Dia juga mengaku Olimpiade Tokyo merupakan kesempatan terakhir dia berlaga dalam pesta terakbar sejagat itu mengingat usianya kini sudah menginjak 31 tahun.
“Kalau melihat usia mungkin ini bisa yang terakhir. Untuk masalah ke depan kita lihat bagaimana karena untuk mempertahankan mungkin bisa, tetapi untuk meningkatkan sepertinya agak sulit dalam usia 35 tahun. Maka momentumnya di tahun ini yang bisa diperjuangkan,” tuturnya.
Olimpiade 2020 Tokyo kian dalam ancaman ketika publik Jepang hingga asosiasi dokter Tokyo justru menolak pelaksanaannya.
Perdana Menteri Yoshihide Suga juga sudah memperpanjang status darurat COVID-19 di Tokyo hingga akhir Mei demi menekan laju penyebaran virus. Status tersebut bahkan diperluas ke tiga wilayah lain Jepang, yakni Hokkaido, Okayama dan Hiroshima.
Baca Juga: Real Madrid Vs Villarreal, Emery Tak Bisa Berhenti Pikirkan Man United
Meski mendapat penolakan, panitia pelaksana Tokyo 2020 telah berhasil mengadakan serangkaian ajang uji coba di bawah protokol COVID-19 yang ketat dan melibatkan atlet internasional.
Berita Terkait
-
Bisa Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Indonesia di Liga Jepang Pilih Pensiun Dini!
-
Ulasan Film Unbroken: Perjuangan Atlet Olimpiade Bertahan Hidup dalam Perang Dunia II
-
PSSI Hubungi KOI usai Muncul Kabar Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026
-
Drawing Piala Asia U-17 2026 Tempatkan Indonesia Bersama Kolektor Gelar Terbanyak Benua Kuning
-
Hasil Drawing Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia di Grup Neraka Bareng Jepang dan China
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan