Suara.com - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) hari ini mengumumkan bahwa turnamen untuk kualifikasi Olimpiade Tokyo sudah tidak lagi dimainkan.
Dalam pranata kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang sudah direvisi, tertulis bahwa periode kualifikasi baru ditutup pada 15 Juni 2021, namun peringkat atlet saat ini tidak berubah dan sudah final, BWF menyebutkan dalam laman resminya.
Menindaklanjuti hal ini, BWF dengan segera mengatakan akan mengirimkan undangan resmi, pengumuman susunan peserta dan urutan pemain unggulan.
Sekjen BWF, Thomas Lund mengatakan bahwa penutupan kualifikasi diputuskan karena mengingat sudah tidak ada lagi peluang bagi atlet untuk menambah poin dari pelaksanaan turnamen.
"Namun kami masih butuh konfirmasi dari Komite Olimpiade Nasional (NOC) dan anggota asosiasi serta adakah kemungkinan pemindahan lokasi, proses ini akan memakan waktu berminggu-minggu," Lund menuturkan.
Hingga turunnya informasi ini, terdapat 172 pebulu tangkis yang dipastikan lolos ke Olimpiade Tokyo. Pada sektor tunggal putra dan putri masing-masing 38 atlet, serta ganda putra, putri, campuran masing-masing 32 atlet atau 16 pasang.
[Antara]
Berita Terkait
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field