Suara.com - Marc Marquez memiliki catatan apik ketika tampil di MotoGP Jerman tepatnya di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Tercatat ia tidak pernah dikalahkan di MotoGP Jerman sejak 2013-2019.
Belum lagi saat Marc Marquez masih di kelas Moto2 dan GP125. Dua tahun di Moto2 2011-2012 ia juga menang di Sachsenring.
Pun ia menjuarai GP125 Jerman tahun 2010. Tak pelak dalam trek rekor karier Marc Marquez, ia selalu menang di Jerman selama 10 tahun beruntun.
Dengan catatan apik ini, membuat Marc Marquez bisa lebih percaya diri lagi untuk bisa meraih podium. Bisa dibilang Marc Marquez menjadi raja di MotoGP Jerman.
Lalu dengan catatan apik tersebut, apakah Marc Marquez bisa menjuarai MotoGP Jerman 2021 nanti?
"Saya memutuskan untuk menghadapinya dan tidak ingin jadi seorang pengecut," ungkap Marc, dikutip dari Motosan.es.
Ia juga menambahkan bahwa secara fisik sebetulnya dirinya sudah siap untuk menghadapi balapan di Sirkuit Sachsenring akhir pekan nanti.
Tapi berbeda dengan kondisi mentalnya, di mana Marc sebetulnya masih merasa belum sepenuhnya siap.
Marc mengaku dirinya memilih untuk lebih realistis saat menghadapi MotoGP Jerman 2021 akhir pekan nanti.
Baca Juga: Franco Morbidelli Bongkar Cara 'Curang' Marc Marquez Selama Balapan, Apa Itu?
"Kondisinya memang berbeda dibanding sebelum-sebelumnya dan motor saya lebih kompetitif. Jadi saya hanya berharap kondisi sirkuit bisa mendukung saya untuk bisa lebih kompetitif," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak