"Pertama, saya harus mengucapkan selamat kepada Marc dan skuad Honda. Di balapan ini dia menjadi rajanya. Dia kembali dengan satu lengan dan masih mengalahkan kami," kata Miller.
"Dia layak mendapatkannya setelah apa yang dia lewati selama ini. Senang melihatnya, dia juga menunjukkan emosinya, karena biasanya dia tidak terlalu banyak memperlihatkannya. Saya melihatnya menitikkan air mata, jadi cukup senang melihatnya."
Rekan satu tim Miller, Francesco Bagnaia sudah mewaspadai kebangkitan Marquez sedari Kamis sebelum sesi latihan bebas dimulai.
"Pada Kamis, saya bilang bahwa Marc akan menang hari ini karena dia salah satu yang tercepat di trek ketimbang yang lainnya, dan Honda di trek ini sangat baik," kata Pecco.
"Saya bertaruh untuk dia, dan dia melakukan seperti apa yang saya duga. Kecepatannya di setiap sesi seperti ini, dan sangat cepat jadi saya tidak terkejut melihat dia menang hari ini.
"Tentunya setelah delapan-sembilan bulan berada di rumah dan kembali, menang lagi, bagi dia pastinya menjadi momen emosional."
Sementara itu, Zarco mengambil pelajaran berharga hari itu setelah gagal mengonversi pole position menjadi podium di Jerman.
"Jelas Sachsenring adalah treknya Marc. Saya sangat senang untuk dia. Dia adalah juara," kata pebalap tim Pramac Racing itu.
"Dari nol hingga memenangi balapan itu luar biasa. Saya tidak akan mengatakan dari nol, tapi kita telah melihat dia kewalahan di Mugello dan di Barcelona. Tapi jelas saya rasa dia melakukan tugas dan istirahat dengan baik di antara balapan dan dia siap.
Baca Juga: Raih Kemenangan Pertama di MotoGP Sejak November 2019, Ini Kata Marc Marquez
"Ini adalah hari yang spesial untuk Marc tapi juga untuk setiap orang agar menjadi perhatian dan saya harap saya belajar sesuatu darinya," kata Zarco.
Setelah delapan balapan, Quartararo memperlebar jaraknya sebagai pemuncak klasemen pebalap dengan koleksi 131 poin, unggul 22 poin dari Zarco yang membayangi di peringkat dua, dan 31 poin dari Jack Miller.
Sedangkan dengan 25 poin tambahan, Marquez naik ke peringkat sepuluh dengan koleksi 41 poin.
Dengan tiga finis podium dalam tiga balapan terakhir, Oliveira kini menguntit satu poin di belakang Maverick Vinales yang menghuni peringkat enam dengan 75 poin.
Fisik Marquez akan kembali diuji untuk melibas balapan searah jarum jam dan lebih banyak tikungan ke kanan ketika MotoGP menyambangi Sirkuit Assen, Belanda pekan depan.
Berita Terkait
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol
-
Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
-
Mulai Menjauh, Fabio Quartararo Sudah Tak Aktif Kembangkan Motor Yamaha
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Ubaya Kawinkan Gelar Juara di Campus League Basketball Regional Surabaya
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional