Suara.com - Bos tim Mercedes Toto Wolff, Sabtu (26/6/2021), mengakui Red Bull memiliki mobil balap yang lebih cepat, setelah tim juara dunia bertahan itu gagal mengamankan pole position di F1 GP Styria. Kegagalan tersebut merupakan yang keempat kalinya secara beruntun bagi Mercedes musim ini.
Red Bull merebut dua pole position di Styria dan Prancis, setelah dua pole diamankan Charles Leclerc untuk Ferrari di Monako dan Azerbaijan, dan tampil sebagai favorit juara di Red Bull Ring akhir pekan ini.
Max Verstappen, yang mengamankan pole untuk Red Bull di sirkuit kandangnya, mengantongi keunggulan 12 poin atas juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton setelah tujuh balapan, sedangkan Red Bull memuncaki klasemen konstruktor dengan berjarak 37 poin dari Mercedes.
"Bukan rahasia, ada suatu tren. Mereka memiliki paket yang lebih kencang saat ini," kata Wolff, setelah babak kualifikasi seperti dikutip Reuters.
"Kami perlu memanfaatkan alat dan kecerdasan kami untuk memahami mobil kami, setup, ban, dan apa yang diperlukan untuk digunakan dan kemudian kami tak boleh melakukan kesalahan."
"Saya yakin apabila kami mampu menata itu semua dengan benar, kami bisa memenangi kejuaraan ini," katanya pula.
Wolff mengatakan Mercedes saat ini akan terus fokus pengembangan mobil tahun depan.
Perombakan besar-besaran regulasi akan diterapkan pada 2022 yang berpotensi mengubah hierarki tim kompetitor dan Mercedes ingin mengawali era baru itu dengan kuat.
"Kami terus berpegang pada prinsip kami untuk mengerahkan sumber daya kami untuk 2022, dengan semua konsekuensi yang bisa timbul pada 2021," kata Wolff.
Baca Juga: Hajar Wales Empat Gol Tanpa Balas, Denmark ke Perempat Final Euro 2020
"Tapi ini adalah tujuan jangka panjang, kami tidak mengincar satu balapan atau hasil tunggal, tapi mencoba mengoptimalkan setiap tahunnya. Dan dengan itu, kami harus melakukan yang terbaik dengan paket kami," katanya lagi.
Mercedes telah memenangi seluruh titel juara dunia sejak 2014, ketika era mesin turbo hybrid V6 dimulai, dan belum pernah kalah dalam empat balapan beruntun sejak 2013.
Hamilton, yang bakal start dari P2 pada Minggu (27/6/2021), mengatakan Red Bull memiliki keunggulan sekitar seperempat detik dari laju mobil Mercedes.
"Saya rasa kami tidak memiliki bekal kecepatan untuk menyalip mereka, itu pasti, tapi kami mungkin bisa bertahan," sambungnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M
-
Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu
-
Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Turnamen Golf Paramount Gading Serpong jadi Sorotan, Hadiah Rumah hingga Mobil
-
Leo Rolly/Daniel Diproyeksikan untuk Tampil di Olimpiade 2028
-
Pelatih Ganda Putra Indonesia Pasang Target Juara di Indonesia Open 2026
-
Thalita Ramadhan Akui Fisik Jadi Sebab Kekalahan atas Wakil India di Malaysia Masters 2026
-
Kejutan! Leo/Daniel Tersingkir di Babak Pertama Malaysia Masters 2026
-
Tampil Impresif, Ubed Singkirkan Lakhsya Sen di Malaysia Masters 2026
-
Jonatan Christie Ungkap Alasan Turun di Malaysia Masters 2026
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
Fajar/Fikri Fokus Bangkit, Tak Mau Larut dari Hasil Buruk Piala Thomas 2026
-
Fajar/Fikri Matangkan Persiapan Jelang Singapura Open dan Indonesia Open 2026