Sport / Raket
Rabu, 20 Mei 2026 | 13:19 WIB
Fajar/Fikri bidik revans atas Raymond/Joaquin di babak kedua All England 2026. Pasangan senior ini penasaran belum pernah menang lawan juniornya dalam dua pertemuan.[Dok. PBSI]
Baca 10 detik
  • Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri mematangkan persiapan menghadapi turnamen Singapura Open dan Indonesia Open bulan Mei 2026.
  • Atlet fokus beradaptasi dengan kondisi angin serta karakter shuttlecock di Singapore Indoor Stadium agar performa pertandingan lebih optimal.
  • Pasangan ini memilih absen dari Thailand Masters dan Malaysia Masters demi menjaga kualitas persiapan fisik serta teknis turnamen.

Suara.com - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri terus mematangkan persiapan menjelang dua turnamen besar BWF World Tour, yakni Singapura Open 2026 dan Indonesia Open 2026.

Fajar mengatakan persiapan yang dijalani sejauh ini berjalan lancar. Fokus utama saat ini adalah adaptasi terhadap kondisi lapangan, terutama karakter shuttlecock dan hembusan angin di Singapore Indoor Stadium yang dikenal cukup berpengaruh terhadap permainan.

"Ya, di Singapore khususnya, kami sudah mempersiapkan diri. Di sana kondisi lapangan cukup berangin juga, jadi kami juga di sini sudah mempersiapkan dengan shuttlecock yang lumayan kencang ya, karena berbeda dengan turnamen-turnamen sebelumnya," kata Fajar kepada pewarta, Rabu (20/5/2026).

Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026. [Dok. PBSI]

Senada dengan itu, Fikri menilai program latihan yang dijalani sudah disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan di lapangan nanti.

"Kami sudah mengikuti, menyesuaikan latihan di sini dengan kondisi lapangan dan shuttlecock di sana. Dan ya semoga, draw-nya juga sudah keluar semoga hasilnya bisa lebih baik sih," ujar Fikri.

Untuk lebih fokus pada dua turnamen tersebut, Fajar/Fikri memilih tidak tampil di Thailand Masters 2026 dan Malaysia Masters 2026. Keputusan itu diambil agar persiapan lebih maksimal, terlebih Fajar baru saja memperkuat Indonesia di Piala Thomas 2026.

Fajar menegaskan bahwa tim ingin menjaga kualitas performa, bukan sekadar mengikuti banyak turnamen tanpa hasil optimal.

"Kami tidak mau hanya terus ikut pertandingan tapi hasilnya kurang baik. Jadi kami lebih fokuskan ke turnamen-turnamen yang kami sudah persiapkan ya, dengan persiapan yang baik," ungkapnya.

Singapura Open 2026 akan berlangsung pada 26–31 Mei, sementara Indonesia Open 2026 digelar pada 2–7 Juni.

Baca Juga: Putri KW Bidik Podium di Indonesia Open 2026

(Antara)

Load More