Suara.com - Tim bulutangkis Indonesia mencatatkan sejarah baru dengan sukses memenangi seluruh pertandingan pembuka di tiap sektor pada ajang Olimpiade untuk pertama kalinya.
Rekor itu dipastikan setelah dua kemenangan didapat dari tunggal putri dan tunggal putra di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Minggu (25/7/2021), dengan sebelumnya mendapat lima kemenangan dari dua ganda putra dan masing-masing satu ganda putri, ganda campuran, dan tunggal putra.
Pada hari pertama pertandingan, Sabtu, ganda campuran Greysia Polii / Apriyani Rahayu membuka kemenangan perdana bagi timnas bulutangkis di Olimpiade Tokyo fengan mengalahkan Mei Kuan Chow / Meng Yean Lee dengan 21-14, 21-17.
Kemenangan itu sekaligus menambah skor pertemuan dengan ganda putri Malaysia menjadi 3-2.
Dari sektor tunggal putra, Jonatan Christie menjadi yang pertama tampil dan memetik kemenangan mudah dari Aram Mahmoud, seorang pebulu tangkis Suriah yang tergabung dalam Tim Pengungsi Olimpiade (ROT).
Berlanjut ke ganda campuran, Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti juga mengemas kemenangan pertama di babak penyisihan Grup C kontra Simon Leung / Gronya Somerville dari Australia.
Ganda campuran peringkat empat dunia itu sempat kewalahan meladeni Simon / Gronya, dan terpaksa menjalani rubber-game sepanjang 55 menit.
Dua wakil terakhir yang tampil di hari Sabtu ialah ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan.
Kevin / Marcus unggul atas ganda putra Inggris Ben Lane / Sean Vendy di Grup A, sedangkan Hendra / Ahsan menundukkan Jason Ho-Shue / Nyl Yakura dari Kanada.
Baca Juga: Link Live Streaming Olimpiade Tokyo 2020 Selama 24 Jam dan Semua Cabang Olahraga
Berlanjut di hari Minggu yang merupakan hari kedua pertandingan bulutangkis Olimpiade Tokyo, kemenangan pembuka diciptakan Gregoria Mariska Tunjung yang menjadi wakil Indonesia satu-satunya di sektor tunggal putri.
Pebulutangkis asal Wonogiri, Jawa tengah itu mengalahkan pebulutangkis Myanmar Thuzar Thet Htar dalam pertemuan perdana mereka di zona kompetisi.
Terakhir ialah Anthony Sinisuka Ginting yang tampil mengesankan hari ini dan melengkapi kemenangan di sektor tunggal putra Indonesia.
Ginting menang mudah atas pebulu tangkis Hungaria yaitu Gergely Krausz yang juga baru kali pertama bertemu. Ia hanya butuh 32 menit untuk mengukuhkan kemenangan dua gim langsung 21-13, 21-8.
[Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
6 Lomba Olimpiade Online yang Terkurasi Puspresnas, Resmi dan Terpercaya
-
Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036
-
Ulasan Film Unbroken: Perjuangan Atlet Olimpiade Bertahan Hidup dalam Perang Dunia II
-
PSSI Hubungi KOI usai Muncul Kabar Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya