Suara.com - China selamat dari tekanan dari Amerika Serikat untuk mencatat hat-trick medali emas loncat indah dalam Olimpiade Tokyo hari ini yang meneguhkan supremasi mereka dalam cabang olahraga ini.
Wang Zongyuan dan Xie Siyi memimpin dari awal hingga akhir untuk memenangkan final papan 3 meter putra dengan mengumpulkan 467,82 poin.
Medali perak jatuh ke tangan atlet Amerika Serikat Andrew Capobianco dan Michael Hixon (444,36 poin), sedangkan medali perunggu menjadi milik duo Jerman Patrick Hausding dan Lars Rudiger (404,73 poin).
Juara bertahan Inggris kecewa berat karena finis kedua dari bawah sedangkan Rusia sempat terlihat pantas mendapatkan perunggu loncatan terakhir yang gagal membuat mereka berada menempati urutan terbawah.
Itu membuat Wang dan Xie seolah akan melesat sendirian namun loncatan kedua yang mengecewakan dan penampilan konsisten Amerika Serikat membuat mereka dipaksa tampil dingin sampai loncatan terakhir sebelum memastikan medali emas.
Skuad loncat indah China yang dijuluki "Tim Impian" di negara asalnya menyambangi ibu kota Jepang itu dengan membawa harapan tampil lebih baik ketimbang dalam Olimpiade Rio 2016 dan memenangkan semua dari delapan medali emas loncat indah.
Namun demikian ambisi itu hancur baru pada hari kedua ketika Tom Daley dan Matty Lee dari Inggris menarik keuntungan dari loncatan tidak sempurna China guna memenangkan papan 10m beregu putra.
Empat emas menyelam lagi masih diperebutkan dalam Olimpiade Tokyo ini, demikian AFP seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Olimpiade Tokyo: Brasil ke Perempat Final, Jerman Disingkirkan Pantai Gading
Berita Terkait
-
Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka
-
Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?
-
Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi
-
Xi Jinping Tekankan Normalisasi Selat Hormuz Jadi Prioritas Global
-
China Kecam AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Peringatkan Risikonya
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair