Charles Leclerc dan Carlos Sainz telah menunjukkan betapa kompetitif mobil mereka di Silverstone, dengan ban yang tepat mereka bisa memberi persaingan berarti bagi dua tim teratas.
Bahkan bos tim Mercedes Toto Wolff mengakui Ferrari belakangan ini sangat cepat.
"Hungaroring adalah sirkuit dengan downforce tinggi, sempit dan berliku. Hampir seperti versi besarnya trek go-kart," kata Wolff di laman resmi Mercedes.
"Hungaria akan menjadi makhluk buas yang berbeda dibandingkan dengan balapan terakhir, dan ini adalah trek yang akan lebih cocok bagi kompetitor kami, tapi kami akan mengerahkan yang terbaik."
Wolff berharap Hamilton, yang telah delapan kali meraih kemenangan di Hungaria, lebih banyak dari siapapun, mampu merestorasi momentum kemenangan Mercedes berbekal performa gemilangnya di Silverstone dan juga Valtteri Bottas sebagai pendulang poin untuk membantu Silver Arrow merebut posisi puncak klasemen sebelum jeda musim panas.
Mercedes saat ini memangkas jaraknya menjadi empat poin dari Red Bull di klasemen sementara konstruktor F1 2021.
"Lewis berada dalam performa luar biasa di Silverstone dengan kebangkitan yang brilian di depan pendukung tuan rumah setelah penalti," kata Wolff.
"Itu juga akhir pekan yang kuat bagi Valtteri dengan kerja sama tim dan kecepatan yang baik, yang mampu memotong margin di kedua klasemen."
Wolff juga telah merasakan paruh pertama musim yang sangat ketat saat tim rival Red Bull mampu meraih lima kemenangan beruntun.
Baca Juga: Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: Indonesia Turun meski Tambah Satu Perunggu
"Kami ingin memastikan kami menuju jeda dengan posisi yang baik sebelum mendapat kesempatan untuk mengisi ulang, mencatat semua yang terjadi sejauh ini dan kemudian kembali bertarung di paruh kedua musim ini," tukasnya.
[Antara]
Berita Terkait
-
Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya