Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting memastikan langkahnya ke perempat final Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan wakil tuan rumah Kanta Tsuneyama, Kamis (29/7/2021).
Pada pertandingan yang menjadi pertemuan keempat mereka di arena kompetisi, Ginting menang dua gim langsung 21-18, 21-14 dalam laga yang berlangsung selama 49 menit.
Hasil ini menggandakan catatan pertemuan Ginting dengan Tsuneyama menjadi imbang 2-2, dimana pertandingan terakhir terjadi di Kejuaraan Dunia BWF 2018 yang berakhir kekalahan bagi pebulu tangkis asal Cimahi, Jawa Barat itu.
Sejak awal pertandingan, pebulu tangkis peringkat lima menciptakan dominasi yang tak bisa diatasi Tsuneyama, peringkat 13 dunia.
Meski sempat tertinggal 2-4 di interval awal, namun Ginting mampu mengejar dan menaikkan level dengan cepat. Keduanya juga lebih sering beradu pukulan di area depan lapangan.
Ginting menutup kemenangan gim pertama melalui pukulan yang dilepaskan dari depan net. Ia memukul bola secara mendatar yang sulit ditepis dan mengenai dada Tsuneyama.
Gim kedua menjadi kemudahan tersendiri bagi Ginting. Permainan Tsuneyama memburuk hingga tak mampu melakukan serangan balik dan kerap membuat kesalahan.
Hal ini dimanfaatkan Ginting untuk menggandakan keunggulan hingga akhirnya mengakhiri gim kedua dalam 23 menit.
Di perempat final yang akan berlangsung hari Sabtu, Ginting akan menghadapi Anders Antonsen, peringkat tiga asal Denmark. Dalam catatan pertemuan mereka, Ginting mengemas kemenangan 3-0 atas pebulu tangkis peringkat tiga dunia itu. Pertemuan terakhir mereka terjadi di Indonesia Masters 2020 bulan Januari. (Antara)
Baca Juga: Greysia/Apriyani Lolos ke Semifinal Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Lama Absen, Ginting Comeback di Indonesia Masters 2026: Ada Rasa Tegang
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Daftar Lengkap Harga Tiket Indonesia Masters 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara
-
Konflik Iran-Amerika, Atlet dan Ofisial Anggar Timur Tengah Tertahan di Indonesia
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026