Sport / raket
Bangun Santoso
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengembalikan kok ke arah tunggal putra Jepang Kanta Tsuneyama dalam babak 16 besar Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (29/7/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Suara.com - Atlet Indonesia Anthony Ginting menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berlaga di Olimpiade Tokyo, pada Minggu (1/8/2021), tepatnya bertanding pada babak semifinal tunggal putra bulutangkis.

Anthony Ginting akan menghadapi lawan berat dari China yakni Chen Long. Jadwal pertandingan ini akan digelar mulai pukul 11.50 WIB, siang nanti.

Pemenang dari pertandingan tersebut akan melawan Kevin Cordon (Guatemala) atau Viktor Axelsen (Denmark). Kevin dan Viktor juga berlaga di semifinal pada hari yang sama mulai pukul 13.00 WIB.

Pertandingan Anthony Ginting versus Chen Long diprediksi bakal berjalan sengit lantaran keduanya merupakan penghuni peringkat enam besar Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Anthony berada di posisi kelima dan Chen tepat di bawahnya.

Baca Juga: Anthony Ginting Hadapi Chen Long di Semifinal, Pelatih Ingatkan Ini

Jika dilihat dari statistik pertemuan, Anthony memang unggul dari Chen dengan skor keseluruhan 8-4.

Terakhir, pria berusia 25 tahun itu menundukkan Chen Long di HSBC BWF World Tour Finals tahun 2019 dalam dua gim langsung, 21-15 dan 21-15.

Meski demikian, Anthony Ginting tidak boleh merasa berada di atas angin. Chen Long (32 tahun) merupakan pemain berpengalaman dan peraih medali emas tunggal putra Olimpiade 2016 di Brazil dan medali perunggu di Olimpiade 2012, London.

Sementara bagi Anthony Ginting, Olimpiade 2020 merupakan penampilan perdananya di pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Faktor pengalaman dan strategi lawan tentu masuk dalam pertimbangan Anthony dan pelatih demi meraih kemenangan.

Baca Juga: Belinda Bencic Raih Emas Tenis Tunggal Putri Olimpiade Tokyo

"Meski Anthony unggul, kami tidak bisa bilang pasti menang (melawan Chen). Namun, kami harus pelajari perubahan Chen, kondisi fisiknya dan perubahan lainnya agar kami bisa menentukan strategi yang tepat," kata pelatih tunggal putra Indonesia Hendry Saputra.

Komentar