Suara.com - Skateboarder putri Britania Raya Sky Brown meraih medali perunggu di final nomor park putri yang digelar di Ariake Urban Sports Park, Tokyo, Jepang, Rabu (4/8/2021). Sementara medali emas dan perak jatuh kepada skateboarder Jepang Sakura Yosozumi dan Kokona Hiraki.
Mengutip laman Olympics.com, Sakura Yosozumi yang berusia 19 tahun membuat skor terbaik 60,9, sedangkan rekan senegaranya yang masih berusia 12 tahun, Kokona Hiraki,menduduki urutan kedua setelah terjatuh pada run penentu yang hampir saja membuat dia menjadi peraih medali emas Olimpiade paling muda sepanjang masa. Hiraki mencatat skor terbaik 59,04.
Sky Brown, atlet Britania Raya yang masih berusia 13 tahun, sempat terjatuh pada dua run pertama namun karena melakukan manuver dengan kesulitan tinggi sehingga nilainya tidak terlalu anjlok.
Brown membuat manuver sensasional pada run ketiga, namun skornya masih di bawah skor terbaik duet Jepang, Yosozumi dan Hiraki, pada 56,47.
Hiraki adalah satu-satunya peserta dari delapan peserta final yang hanya sekali terjatuh dari tiga run yang dilakui kedelapan atlet.
Namun walaupun terjatuh dua kali, Brown dan Yosozumi mengalaminya saat melakukan gerakan dengan kesulitan sangat tinggi pada akhir-akhir run.
Tak seperti pada umumnya cabang olah raga lain seperti senam atau tinju, skor skateboard tidak dihitung total melainkan diambil dari skor terbaik dari tiga run yang diikuti para peserta.
Ini adalah emas ketiga Jepang dari skateboard setelah Yuto Horigome yang meraih emas street putra dan Momiji Nishiya yang menyabet medali emas street putri. (Antara)
Baca Juga: Ginting Persembahkan Medali Terakhir Olimpiade Tokyo 2020 untuk Indonesia
Berita Terkait
-
Di Balik Kenaikan Tarif Visa Jepang: Ada Saringan Kelas yang Disembunyikan?
-
Sindrom Ring of Fire: Mengapa Gempa Jepang Bikin Kita Refleks Panik?
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Jepang vs Swedia: Duel Penentu Grup F, Samurai Biru Bidik Puncak Klasemen
-
Jepang Diguncang Gempa Dahsyat M 6,8, Apakah Berdampak ke Indonesia? Ini Kata BMKG
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko