Suara.com - Atlet remaja China Quan Hongchan melakukan tiga kali loncatan sempurna bernilai 10 yang memukau untuk memenangi medali emas di nomor menara 10m putri Olimpiade pada Kamis (5/8/2021).
Quan yang berusia 14 tahun itu merupakan atlet China termuda di Olimpiade Tokyo, ia mengalahkan rekan setimnya Chen Yuxi ke posisi kedua dengan skor keseluruhan yang luar biasa 466,20 poin, seperti dikutip Antara dari AFP.
Chen, 15 tahun, merupakan juara dunia bertahan yang telah memenangi emas di nomor sinkronisasi 10m, terpaut 39,80 poin. Sedangkan Melissa Wu dari Australia berada di urutan ketiga dengan 371,40 poin.
Quan dianugerahi skor sempurna 10 poin dari ketujuh juri untuk loncatan kedua dan keempatnya. Sedangkan loncatan kelima, enam juri memberinya 10 dan satu juri 9,5 sehingga skor tersebut masih cukup untuk nilai maksimum 96,00 poin.
China kini telah memenangkan enam dari tujuh kompetisi loncat indah yang harus diselesaikan sejauh ini di Olimpiade Tokyo, setelah negara itu pernah meraih tujuh dari delapan medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro lima tahun lalu.
Kualifikasi untuk kompetisi final menara 10m putra akan berlangsung pada Jumat.
Atlet loncat indah asal Inggris Tom Daley berharap dapat mengalahkan China setelah ia memenangi emas 10m sinkron bersama pasangannya Matty Lee pekan lalu.
Berita Terkait
-
Ada Richarlison, Ini 5 Jebolan Olimpiade Tokyo yang Bela Brasil di Piala Dunia 2022
-
Rambah Dunia Fesyen, Gresysia Polii Buka Toko Sepatu dan Pakaian
-
Raja Sapta Oktohari Optimis Indonesia Berjaya di Olimpiade 2024 Paris
-
Olimpiade Tokyo Habiskan Biaya Dua Kali Lipat dari Perkiraan Awal
-
Pram/Yere Gembira Bisa Kalahkan Juara Olimpiade Tokyo: Kami Ada Kemajuan!
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar