Suara.com - Pebulu tangkis nasional Anthony Sinisuka Ginting menceritakan kunci keberhasilannya melalui Olimpiade Tokyo 2020 hingga meraih medali perunggu adalah menjaga fokus dan menikmati setiap pertandingan.
Atlet peringkat lima dunia ini menilai turnamen sebesar Olimpiade harus disikapi santai, namun tetap memperhatikan performa agar tidak tertekan oleh beban target.
"Yang penting mengatur pikiran saja. Jangan terlalu menggebu-gebu, tapi tidak terlalu pesimistis agar bisa fokus menyiapkan diri sendiri," kata Ginting lewat keterangan resmi PBSI, Kamis (12/8/2021).
Dia juga tidak memikirkan hasil pertandingan sebelumnya agar tetap fokus pada pertandingan berikutnya.
"Setelah masuk perkampungan atlet saya tidak mau berpikir terlalu jauh. Hari ini ya hari ini, besok ya besok," tandas Ginting.
Sebagai atlet profesional yang sudah melalui banyak laga sulit, Ginting tidak menghadapi kesulitan beradaptasi dari segi teknik dan pengalaman.
Namun Olimpiade adalah level berbeda sehingga muncul suasana dan pengalaman yang berbeda meski menghadapi lawan-lawan yang sudah kerap bertemu dalam turnamen single tahunan.
"Terasa sekali tekanannya. Baru saya percaya yang senior-senior katakan bahwa Olimpiade memang sebuah turnamen yang berbeda. Padahal saya mencoba tidak memikirkan itu, tapi tidak tahu kenapa perasaan itu membayangi terus," kata dia.
Menurut dia, beban pikiran yang membuatnya stres justru baru muncul saat masuk semifinal. Pebulu tangkis asal Cimahi, Jawa Barat, ini lebih santai pada putaran awal.
Baca Juga: Cerita Greysia Polii Sempat Dicap Tante-tante, Balasannya Tak Terduga
"Efeknya paling terasa di luar lapangan, seperti malam itu saya tidak bisa tidur, gelisah, khawatir sampai pas bangun paginya juga perasaannya masih tidak enak," sambungnya.
Meski akhirnya kalah dalam semifinal dan melaju ke babak perebutan medali perunggu, Ginting berusaha santai dan fokus pada laga penentuan.
"Seharian saya coba mengatur ulang fokus dan moodnya. Anggap pertandingannya sebagai final. Walau cuma perunggu tapi semua dibawa senang saja. Besoknya saya sudah merasa lebih baik, tidak sesedih dan sekecewa kekalahan kemarin," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Anthony Ginting Comeback di Malaysia Masters 2026 Setelah Absen 3 Tahun
-
Lama Absen, Anthony Ginting Dapat Keuntungan Ini di Malaysia Masters 2026
-
Dikalahkan Shi Yu Qi, Anthony Ginting Tersingkir di Babak 32 Besar Thailand Open 2026
-
Sentil Titi DJ, Citra Scholstika Curhat Pengalaman Pahit Dibanding-bandingkan Juri
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini