Sport / Raket
Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB
Anthony Sinisuka Ginting (PBSI)
Baca 10 detik
  • Anthony Ginting kalah dari Christo Popov di babak 16 besar Malaysia Masters 2026, Kamis (21/5/2026).
  • Kekalahan dua gim langsung terjadi karena Ginting kurang disiplin dalam menjaga pola permainan sepanjang pertandingan berlangsung.
  • Ginting menyatakan perlu membenahi pola permainan guna menghadapi lawan ulet dan adaptif seperti wakil Prancis tersebut.

Suara.com - Tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting, menilai pembenahan pola permainan menjadi hal penting setelah langkahnya terhenti pada babak 16 besar Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (21/5/2026).

Ginting harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Prancis Christo Popov usai kalah dua gim langsung dengan skor 17-21, 14-21.

“Evaluasi ke depannya lebih ke pola main saja, karena di setiap pertandingan akan beda-beda keadaannya,” kata Ginting dalam keterangan resmi PP PBSI selepas pertandingan.

Pebulu tangkis asal Jawa Barat itu mengaku mengalami kesulitan menghadapi permainan Popov yang dinilainya semakin matang dibanding pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Sederet wakil Indonesia termasuk Anthony Ginting dan Putri KW akan bertanding di babak 32 besar Indonesia Masters 2026 hari ini di Istora Senayan. [Dok. PBSI]

Pada gim pertama, Ginting sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit sebelum kehilangan momentum selepas interval. Ia menilai kurang disiplin dalam menjaga pola permainan membuat lawan lebih mudah mengontrol jalannya pertandingan.

Memasuki gim kedua, Ginting mencoba mengubah strategi demi mengejar ketertinggalan. Namun, perubahan pola tersebut mampu diantisipasi dengan baik oleh Popov.

Menurut Ginting, Popov merupakan tipe pemain yang ulet dan sulit dimatikan sehingga membutuhkan kesabaran ekstra sepanjang laga.

“Christo salah satu pemain yang ulet dan safe, tidak mudah untuk dapat satu poin dari dia, jadi harus siap capek juga,” ujar dia.

Ginting juga menilai perkembangan permainan Popov cukup signifikan dibanding pertemuan sebelumnya. Selain tampil lebih matang, wakil Prancis itu dinilai cepat beradaptasi dan mengubah strategi saat pertandingan berlangsung.

Baca Juga: Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam

“Secara keseluruhan permainan tidak banyak berubah, namun dia bisa mengubah strategi di lapangan dengan cepat dan mengantisipasi dengan cepat,” kata Ginting.

Hasil tersebut membuat Indonesia kehilangan satu wakil tunggal putra di babak perempat final. Selanjutnya, Christo Popov akan menghadapi wakil Indonesia lainnya, Mohammad Zaki Ubaidillah, yang lolos setelah menyingkirkan pebulu tangkis Korea Selatan Jeon Hyeok Jin dengan skor 21-10, 16-21, 21-16.

(Antara)

Load More