Suara.com - Juara dunia 2005 dari kelas 125cc Thomas Luthi pada Kamis (19/8/2021) mengumumkan akan pensiun sebagai pebalap profesional di pengujung musim 2021.
Pebalap veteran asal Swiss itu saat ini menjalani musim terakhirnya di Moto2 membela tim Pertamina Mandalika SAG.
"Seperti yang mungkin telah Anda dengar, ini akan menjadi musim terakhir saya sebagai pebalap kejuaraan dunia Moto2," tulis Luthi di akun Instagramnya.
"Paddock MotoGP telah menjadi rumah kedua saya selama 19 tahun sekarang, dan saya lebih dari senang bahwa saya akan tetap di sini untuk beberapa tahun lagi, menghadapi tantangan baru."
Tahun depan Luthi akan memiliki kesibukan barus sebagai sport director Prustel GP, bekerja dengan Florian Prustel untuk membantu membina calon-calon bintang dari Jerman, Swiss dan sekitarnya.
Ia juga akan menjadi manajer baru pebalap Swiss Noah Dettwiler, yang saat ini membalap di kejuaraan dunia junior Moto3.
Berdasarkan catatan laman resmi MotoGP, Luthi telah mengantongi 311 start Grand Prix dalam 20 musim kariernya, salah satu yang terbanyak setelah Valentino Rossi, Loris Capirossi, dan Andrea Dovizioso.
Luthi menjalani satu musim penuh pertamanya di kejuaraan dunia yaitu pada 2003 dengan satu podium di Catalunya, tapi pada 2004 ia didera badai cedera dan finis peringkat ke-25 di klasemen.
Pada 2005 ia bangkit dengan memenangi empat balapan dan mengklaim delapan podium untuk merebut titel kelas 125cc.
Baca Juga: MotoGP Malaysia Batal Digelar, Diganti dengan Balapan di Misano
Luthi naik kelas ke 250cc pada 2007 dan tetap berkompetisi di kelas intermediate yang berganti nama menjadi Moto2 pada 2010, di mana ia finis keempat.
Setelah dua kali menjadi runner-up Moto2 pada 2016 dan 2017, Luthi naik kasta ke MotoGP pada 2018 bersama tim EG 0,0 Marc VDS, namun setelah menyelesaikan musim rookie yang sulit, ia memutuskan kembali ke kelas intermediate.
Dia kembali ke Moto2 dengan mengklaim delapan podium, termasuk satu kemenangan di Amerika Serikat, dan finis peringkat tiga pada 2019.
Pebalap berusia 34 tahun itu telah mengklaim 65 podium selama kariernya, 53 di antaranya diraih di kelas Moto2, serta 17 kemenangan atas namanya di sepuluh trek yang berbeda.
"Keputusan saya bahwa saya akan mengakhiri karier aktif saya sebagai pebalap profesional tentunya dimudahkan dengan kesempatan atas keterlibatan saya sebagai sports director di PrustelGP," kata Luthi dikutip MotoGP.com.
"Saya sangat menantikan bisa membuat kontribusi kepada kesuksesan dalam berolahraga dalam peran yang baru. Meneruskan pengalaman saya dan bekerja bersama talenta-talenta muda, tapi juga dengan para pebalap yang sangat kuat di Kejuaraan Dunia Moto3 adalah tantangan baru yang menyenangkan."
[Antara]
Berita Terkait
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 di Semarang, Sajikan 8 Laga Penentuan
-
Harga Lengkap Tiket Indonesia Open 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
Tampil di Rumah Sendiri, Putri KW Targetkan Podium pada Ajang Indonesia Open 2026
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu