Suara.com -
Mantan juara dunia UFC kelas ringan, Khabib Nurmagomedov mempertanyakan urgensi keberadaan gadis ring di setiap pertandingan MMA yang dirasa tidak penting.
Gadis ring menjadi sorotan Khabib Nurmagomedov setelah memutuskan pensiun sebagai petarung UFC dengan predikat mantan juara dunia kelas ringan.
Keberadaan gadis ring memang untuk menarik perhatian penonton pada jeda pertandingan, terutama pergantian ronde namun disinilah Khabib Nurmagomedov melihat kecacatan.
Seorang perempuan berpakaian minim berjalan-jalan di sekitar ring tinju dan oktagon MMA dengan membawa papan ronde pertandingan.
Tak hanya Khabib Nurmagomedov, beberapa penggemar juga menyebut praktik yang dilakukan gadis ring itu kuno dan sudah ketinggalan jaman.
Dilansir dari Sportskeeda, Khabib bahkan secara terang-terangan menilai keberadaan gadis ring adalah hal yang sama sekali tidak diperlukan.
Pemberitahuan ronde pertandingan selanjutnya bisa dilakukan oleh promotor mengenakan layar monitor, sehingga lebih praktis dan efisien.
Khabib tak ingin menyinggung siapa pun, namun baginya gadis ring sama sekali tak memberi andil untuk mengembangkan olahraga.
"Saya tak ingin menyinggung siapa pun, tapi gadis ring adalah orang paling tidak berguna di MMA," ucap Khabib.
Baca Juga: Petarung UFC Inggris Ini Curhat Dihujat oleh Fan Khabib Nurmagomedov
"Fungsinya apa? coba jelaskan? saya punya pertanyaan, Anda bisa menunjukkan ini sudah memasuki ronde kedua di layar.
"Apakah mereka mengembangkan olahraga? atau mereka membantu orang lain untuk melihat bahwa ini sudah ronde kedua? apa yang mereka lakukan, tolong jelaskan," imbuhnya.
Khabib sebenarnya tidak mempermasalahkan eksistensi para gadis ring tersebut, namun ia merasa tak nyaman melihat mereka ketika menghadiri acara.
"Seperti ketika saya duduk dengan ayah saya, setiap orang kan punya preferensi, budaya dan nilai sendiri," ujar Khabib.
"Saya datang untuk bertarung dan duduk dengan ayah, sementara gadis-gadis tersebut lewat. Mereka berjalan menunjukkan kepada penonton jika sudah ronde kedua.
"Namun tak ada yang melihat papan itu, saya dan ayah merasa tidak nyaman. Meskipun saya tidak menentangnya juga," imbuhnya.
Khabib tetap meyakini gadis ring merupakan bagian dari sejarah meskipun tidak ada pentingnya sama sekali.
Mantan petarung berjuluk The Eagle ini bahkan optimis bahwa pemikirannya ini disukai oleh Dana White dan sejumlah penggemarnya.
"Kami belajar sejarah untuk menghindari kesalahan di masa depan, jika kami melihat sejarah benar saja itu tidak ada gunanya," kata Khabib.
"Itu pendapat pribadi saya. Dana White mungkin akan suka itu, mungkin juga Anda. Tapi saya bukan Dana, saya Khabib.
"Lingkungan saya membuat kami tidak akan memilikirkan hal-hal seperti ini." imbuhnya.
Penulis: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
Visi Ardi Bakrie di Satu Dekade One Pride MMA, Bangun Jenjang Karier Atlet Berstandar Internasional
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!
-
5 Momen Paling 'Gila' di MMA 2025: G-Dragon Ajak Idol Junior 'Party' Sampai Kejutan Lagu Baru EXO!
-
Profil Dwi Ani Retno Wulan Atlet MMA Rembang Pencetak Sejarah di SEA Games 2025
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing