Suara.com - Atlet para-balap sepeda Indonesia Muhammad Fadli Imammuddin belum mampu menyumbangkan medali untuk Merah Putih setelah finis di posisi ke-17 nomor C4-5 1000m Time Trial Paralimpiade Tokyo 2020 ketika pebalap Spanyol Alfonso Cabello Llamas memecahkan rekor dunia disiplin tersebut di Izu Velodrome, Kamis.
Dalam debutnya di ajang Paralimpiade, Fadli yang turun di klasifikasi C4 itu finis di urutan ke-17 dari total 21 peserta pada nomor C4-5 1000m Time Trial dengan mencatatkan waktu 1 menit 10,423 detik dengan kecepatan 50,563 km/jam, demikian catatan resmi kompetisi.
Sementara itu, Alfonso Cabello memecahkan rekor dunia nomor C5 1000m time trial putra untuk mempersembahkan medali emas pertama bagi Spanyol dari cabang olahraga balap sepeda trek.
Cabello finis tercepat setelah mencatatkan waktu 1 menit 1,557 detik, mempertajam rekor sebelumnya atas namanya sendiri 1 menit 1,683 detik yang dibukukan pada April 2014.
Pebalap berusia 27 tahun itu kini telah mengoleksi tiga medali dari ajang Paralimpiade setelah raihan emas di London 2012 dan perunggu di Rio 2016.
Medali perak direbut oleh pebalap Inggris Raya Jody Cudy dengan waktu 1 menit 1,847 detik, sedangkan medali perunggu diamankan oleh pebalap Slovakia Jozef Metelka dengan 1 menit 4,786 detik.
Fadli masih punya harapan menambah perolehan medali kontingen Merah Putih, sebab dia akan turun pada satu nomor lagi, yakni C4 4000m Individual Pursuit, Jumat (27/8/2021). [Antara]
Berita Terkait
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026