Pada heat satu, ada Lamiya Valiteva dari Azerbaijan dengan 12,04 detik dan atlet Brazil Rayane Soares da Silva dengan 12,20 detik.
Sementara pada heat dua, terdapat nama Leilia Adzhametova dari Ukraina yang memiliki personal best 11,79 detik. Lalu ada Kym Crosby dari Amerika Serikat dengan 12,26 detik.
Meski begitu, bukan tidak mungkin Aulia Putri dapat bersaing untuk meraih medali pada nomor 100 meter T13 putri, mengingat sejauh ini dia telah berlatih keras.
Sementara itu, pada cabang olahraga para-renang, Indonesia bakal menurunkan Syuci Indriani pada nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri SM14 di Tokyo Aquatics, Selasa (31/8) pukul 07.46 WIB.
Bagi Syuci, ini merupakan kesempatan terakhirnya setelah pada dua nomor sebelumnya menelan kegagalan.
Masing-masing pada nomor 100 meter gaya dada putri SB14, Minggu (29/8). Syuci harus puas berada di posisi keenam di heat dua, sekaligus gagal ke final setelah mencatatkan waktu 1 menit 24,06 detik.
Kemudian pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri S14, Rabu (25/8), Syuci yang turun di heat dua tersingkir pada babak penyisihan setelah finis keenam dengan catatan waktu 1 menit 12,13 detik.
Esok hari, Syuci dijadwalkan mulai berlaga di heat dua pada pukul 07.46 WIB. Secara keseluruhan, nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri SM14 diikuti 18 peserta dari berbagai negara.
Mereka terbagi dalam tiga heat sebelum dipilih delapan peserta dengan catatan waktu terbaik untuk menuju ke final, yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama, pukul 15.42 WIB.
Baca Juga: Hanik Puji Cukup Puas dengan Penampilan Perdananya Meski Gagal ke Final
Berdasarkan entry time di laman resmi Paralimpiade Tokyo 2020, Syuci Indriani memiliki kesempatan untuk mencapai babak selanjutnya. Dia hadir berbekal catatan waktu terbaik 2 menit 36,32 detik, yang menempatkannya di urutan kedelapan.
Namun untuk masuk dalam persaingan medali, rasanya sulit bagi Syuci Indriani, karena dia akan berhadapan dengan sejumlah atlet yang memiliki catatan waktu yang jauh lebih baik.
Salah satunya, yaitu Bethany Firth yang memiliki catatan waktu terbaik 1 menit 27,31 detik. Wakil Inggris Raya itu akan mengawali lombanya di heat tiga.
Bethany Firth juga merupakan pemegang rekor Paralimpiade untuk nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri SM14. Dia membuat rekor tersebut saat menyabet emas Paralimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, dengan catatan waktu 2 menit 19,55 detik.
Sejauh ini, Bethany Firth juga telah mengoleksi dua medali di Paralimpiade Tokyo, yakni emas di nomor 4x100 meter gaya bebas estafet campuran S14 dan perak di nomor 200 meter gaya bebas S14.
Selain itu, ada Valeriia Shabalina dari Komite Paralimpiade Rusia yang memagang rekor dunia dengan catatan waktu 2 menit 18,78 detik.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Atlet Paralimpiade Tokyo: Mimpi Suryo Nugroho Tak Pupus Pasca Kehilangan Tangan
-
Paralimpiade Tokyo: Indonesia Tantang China di Nomor Beregu Para-tenis Meja
-
Paralimpiade Tokyo: Elvin Elhudia Sesa Gagal Tembus Final Nomor 400 Meter
-
Paralimpiade Tokyo: Gagal ke Final, Bolo Petik Banyak Pengalaman dari Kekalahan
-
Paralimpiade Tokyo: Bolo Triyanto Tak Lolos Kualifikasi Para-menembak R4 10 m Campuran
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026
-
Belum Terbendung, LavAni Kembali Raih Kemenangan atas Medan Falcons
-
Hasil Proliga 2026: Jakarta Popsivo Polwan Bungkam Yolla Yuliana Cs!
-
Revans Alwi Farhan, Ubed ke Final Thailand Masters 2026