Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menurunkan 21 personel Brimob Polda Sumbar yang bertugas mengawal kontingen asal Sumbar di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu di Padang, Jumat (3/9/2021) mengatakan untuk pengamanan pelaksanaan PON Papua nanti, sekitar 1.000 personel dikerahkan. Personel itu berasal dari TNI dan Polri.
"Personel Brimob 400 orang dan 600 dari personel TNI, semuanya berjumlah total 1.000 personel dan dari Sumbar ada 21 personel Brimob dari Polda Sumbar," ujar Satake Bayu.
Personel Brimob yang ditugaskan adalah personel yang telah terlatih namun, para personel tetap diberikan pembekalan sebelum berangkat ke sana.
"Nanti akan dilaksanakan upacara pelepasan pada tengah bulan September ini, di Mako Brimob Polda Sumbar, sebelum bertolak ke Papua," ungkap Satake Bayu,
Ia menyampaikan, dikirimnya 1.000 personel TNI dan Polri supaya pelaksanaan PON bisa terselenggara dengan sukses, tanpa ada gangguan keamanan.
"Pengamanan di ring satu, ring dua dan ring tiga agar PON di Papua itu terselenggara dengan aman, damai, dan lancar dari segala bentuk potensi gangguan," kata dia.
Data KONI Sumbar, anggaran yang dibutuhkan untuk PON XX Papua di antaranya biaya Pelatprov Sumbar untuk PON XX Rp10,1 miliar, biaya pelatihan intensif khusus untuk PON Rp2,2 miliar, biaya keberangkatan kontingen Sumbar ke-21 sebanyak Rp12,2 miliar.
Jumlah keseluruhan kebutuhan adalah Rp35,9 miliar sementara anggaran yang disediakan dari APBD Provinsi sebesar Rp17,6 miliar sehingga terjadi kekurangan sekitar Rp18,2 miliar.
Baca Juga: Menpora Harap, PON XX Papua Lahirkan Talenta Atlet Berprestasi Tingkat Internasional
Sementara untuk kontingen Sumbar yang akan berangkat sebanyak 320 orang yang terdiri dari 188 atlet, 58 pelatih, 8 medis, 14 bootman, 25 panitia, enam orang dari media dan 21 orang petugas keamanan dari kepolisian. [Antara]
Berita Terkait
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Banjir Akibat Danau Sentani Meluap
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
IBL 2026: DJ Cooper Ungkap Cara Dewa United Beri Kekalahan Perdana untuk Pelita Jaya
-
Misi Rebut Tiket Asian Games 2026, Tim Panjat Tebing Indonesia Berangkat ke China
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Kalahkan Pasific Caesar Surabaya, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Puji Performa Pemain
-
Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya
-
Proliga 2026: Bhayangkara Presisi Tinggal Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Daftarnya Gratis! Intip Keseruan Rosiade Padel Tournament di Alam Sutera
-
Djordje Jovicic Gemilang, Satria Muda Pertamina Bandung Jungkalkan Rajawali Medan
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Juara Bertahan