Suara.com - Pembalap Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo terlihat tak berdaya saat jalani race di MotoGP Aragon 2021.
Ia hanya mampu finish di posisi 8 dan gagal mempersembahkan podium. Padahal sebelumnya, ia berada di posisi start ketiga di belakang duo Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia dan Jack Miller.
Saat balapan berlangsung, Fabio Quartararo sempat memberi perlawanan kepada kedua pembalap tersebut.
Namun seiring berjalannya waktu, ia pun merasa kesulitan untuk mengejar para pembalap yang berada di garis terdepan.
Bahkan ia sempat disalip rookiee Iker Lecuona sebelum berada di posisi kedelapan dan turun ke urutan kesembilan saat balapan menyisakan 14 lap.
Hal ini pun membuat Fabio Quartararo merasa ada keanehan dalam balap yang diselenggarakan di Spanyol tersebut.
Diakui Quartararo, balapan Aragon ini memang terbilang aneh mengingat dia lagi-lagi kesulitan tampil bagus di sana.
"Jadi, sejak awal balapan saya merasa ada sesuatu yang berbeda. Saat balapan ada yang tidak beres," kata Quartararo dikutip dari Yamaha MotoGP.
"Tetapi saya tidak tahu apa yang terjadi. Dari lap pertama, sepertinya ban belakang saya (tak berfungsi dengan baik)," jelasnya.
Baca Juga: Update Klasemen MotoGP 2021 Usai Seri Aragon Rampung, Posisi Fabio Quartararo Terancam
"Jadi kami perlu mengecek secara mendalam, saya tidak ingin menyalahkan apapun, tetapi jujur itu adalah perasaan yang aneh dari lap pertama hingga akhir balapan," pungkas Quartararo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field