Suara.com - Pelatih ganda campuran PBSI Richard Mainaky mengaku tak merasa sedih dengan keputusannya pensiun dari dunia kepelatihan, tetapi yang ada justru tumbuh rasa bangga setelah berkecimpung lebih dari seperempat abad di sektor bulu tangkis.
"Saya tidak sedih karena sudah memberikan semua yang terbaik untuk PBSI," kata Richard lewat keterangan tertulis PBSI di Jakarta, Senin (13/9/2021).
Pelatih asal Manado yang kini sudah berusia 56 tahun itu memutuskan akan berhenti sebagai pelatih PBSI terhitung mulai akhir September 2021.
Richard menilai 26 tahun merupakan waktu yang dirasa cukup untuk membangun pamor sektor ganda campuran Indonesia, sehingga kini ia ingin kembali ke keluarganya di Manado setelah memberikan segala daya dan upayanya di cabang olahraga bulu tangkis.
"Yang menjadi dasar utama itu keluarga, ya, karena jujur selama 26 tahun, waktu untuk keluarga sangat terbatas. Kumpul dengan keluarga paling Sabtu dan Minggu. Itu akhirnya yang membuat saya berkeinginan kuat untuk pensiun dari PBSI, juga karena keluarga saya ingin pulang ke Manado. Jadi, saya harus mengalah," ungkap Richard.
Ia menceritakan keputusan itu murni diambil dari dirinya. Meski selama ini keluarga tidak banyak menuntut, tapi Richard menyadari bahwa kini gilirannya untuk mengabdi kepada keluarga yang sudah mendukung kariernya di Pelatnas Cipayung secara penuh.
Selain itu, pria yang akrab disapa Kak Ichad ini juga ingin fokus pada bidang usaha rumah makan di Manado yang sudah ia rintis sejak 2020.
Dengan kepiawaiannya membentuk ganda campuran yang solid, Richard mengaku tenang dan tak khawatir setelah meninggalkan sektor yang sudah melahirkan juara dunia bagi Indonesia ini.
"Saya merasa bangga, senang, puas dan cukup atas apa yang sudah saya persembahkan selama ini. Kemarin saya sudah kumpul dengan anak-anak dan tim pelatih. Saya minta semua meneruskan apa yang sudah saya bangun, harus menjaga kerja sama, dan saya tidak mau ganda campuran terpuruk lagi," pungkas Richard.
Baca Juga: Manchester United Bertabur Bintang, Paul Pogba Pertimbangkan Bertahan di Old Trafford
Berita Terkait
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
Terkini
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026