Suara.com - Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (Pengprov WI) Sumatera Utara (Sumut) mengusung target atletnya diharapkan mampu mendulang lima medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua yang berlangsung 2-15 Oktober 2021.
Pembina Pengprov WI Sumut, Chairul Azmi Hutasuhut di Medan, Rabu, mengatakan, target lima emas dinilai realistis sebab persaingan pada PON tahun ini sangat sengit, terutama dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.
"Ini target mereka 5 emas. Persaingan lebih ketat. Jawa Tengah sekarang sangat menonjol di nomor sanda nya (tarung)," kata Chairul seperti dimuat Antara.
Meski begitu, Chairul optimis Sumut bisa bersaing dengan provinsi lain, apalagi Sumut juga diperkuat sejumlah atlet pelatnas seperti Harris Horatius dan Juwita Niza Wasni.
"Anak-anak sudah siap bertempur di sana. Kita tetap berharap di nomor taulo seperti Harris bisa menjadi yang terbaik. Juga ada Niza Juwita, ada Freddy dan Charles," katanya.
Ia mengatakan karena pandemi COVID-19, pihaknya meniadakan untuk try out ke luar negeri. Hal ini tentu menjadi kendala bagi atlet selama persiapan PON.
Namun, WI Sumut sudah menggelar simulasi pertandingan untuk evaluasi mereka sebelum berangkat menuju PON.
"Simulasi memang perlu dan sangat membantu. Jadi, anak-anak seperti suasana pertandingan. Pelatih juga bisa mengevaluasi," katanya.
Pada PON Papua, kontingen wushu Sumut berkekuatan 26 orang, terdiri dari 19 atlet, 5 pelatih dan 2 ofisial.
Baca Juga: Tim Sofbol Putra Lampung Pimpin Klasemen Sementara PON Papua
Berita Terkait
-
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak
-
Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik
-
Taklukkan Vietnam 2-1, Garuda Muda Melaju ke Semifinal Piala AFF U-19
-
Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan