Suara.com - Tim Kriket Papua mengukir sejarah dengan meraih medali emas perdana di PON XX Papua 2021 dari nomor super six, Minggu (26/9/2021).
Dalam pertandingan di venue Cricket Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, tim kriket putri Papua keluar sebagai juara usai mengalahkan tim Bali dengan skor 44-45.
Melansir dari laman resmi PON XX Papua 2021, Senin (27/9/2021), tim kriket putri Papua lolos ke babak final setelah mengandaskan ambisi DKI Jakarta pada laga semifinal.
Dalam laga semifinal itu, mereka berhasil menundukan DKI Jakarta lewat pertandingan sengit yang berakhir dengan skor 55-44.
Pencapaian ini jadi tinta emas tersendiri bagi tim kriket putri Papua. Selain medali emas pertama di ajang PON 2021, cabang olahraga kriket sendiri baru dipertandingkan di edisi PON kali ini.
Pelatih Tim Cricket Putra dan Putri Papua, Frangky Soli mengatakan sangat bangga dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Pada laga semifinal, dia telah memiliki keyakinan bahwa medali emas pasti di bawa pulang timnya.
"Saya bangga, bangga sekali. Ini hasil yang luar biasa bagi kami," kata pelatih tim kriket Papua, Frengky Shony selepas laga.
Ketua Harian Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Papua, Idris Salama juga tak bisa berkomentar banyak, dirinya bangga luar biasa.
"Luar biasa dan rasa bangga tentunya karena ini medali untuk kita kontingen Papua,"ucapnya.
Baca Juga: PON Papua: Tim Futsal Sumatera Utara Hajar Kalimantan Barat 4-2
Sayangnya, keberhasilan tim putri kriket Papua gagal disamai tim putra. Berhadapan dengan Bali di final, mereka kalah dengan skor 63-73.
Penulis: Aulia Ivanka Rahmana.
Tag
Berita Terkait
-
PON Papua: Tim Dayung Papua Barat Turun Pertama di Tiga Nomor
-
Atlet Muaythai Sulawesi Selatan Nadya Indah Royani Tembus Final PON Papua
-
PON Papua: Tim Futsal Sumut Taklukkan Kalbar 4-2
-
PON Papua: Tiba di Jayapura, Atlet Panahan Kalimantan Barat Lakukan Pemantapan Skill
-
Sabet Perak PON Papua, Muhammad Khadafi Akhiri Penantian Panjang Tim Sepatu Roda Sumut
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026