Suara.com - Kontingen Jawa Timur (Jatim) menyabet medali emas sepak takraw nomor double tim putra PON XX Papua 2021 seusai mengalahkan Sulawesi Selatan 2-1 dalam partai final di GOR Trikora, Jayapura, Rabu.
Hasil ini menjadi peningkatan bagi Jatim, yang dalam PON 2016 hanya meraih medali perak di nomor yang sama.
Anak-anak asuh Muhammad Khabib sempat tertinggal lebih dulu saat pasangan Syamsul Hadi dan Dedi Setiadi Suryo menelan kekalahan dua set langsung 16-21, 15-21 dari pasangan Sulsel Muhammad Hardiansyah Muliang dan Rusdi.
Ketinggalan itu dibalaskan oleh Hari Budianto dan Syaiful Rijal yang langsung memenangi pertandingan regu kedua dengan skor 21-16 dan 21-13 atas pasangan Andi Tri Sandi Putra dan Nofrisal.
Skor 1-1 memaksa pertandingan regu ketiga dimainkan di mana Jatim menurunkan Jimmy Kartika bersama Abdul Muin dan Sulsel mengerahkan Diki Apriadi bersama Muh. Ruswan Wajib.
Set pertama pertandingan regu ketiga berlangsung panas hingga harus menempuh deuce dan Sulsel mampu merebut angka lantaran smash Abdul Muin melenceng membuat set berakhir dengan skor 23-25.
Jatim bangkit di set kedua dan mampu merebut angka dengan cepat ketika smash Abdul Muin gagal dikembalikan oleh Diki Apriadi membuat skor 21-13.
Momentum Jatim berlanjut dan kendati set penentuan berlangsung ketat, Abdul Muin dan rekan-rekannya memastikan menyabet medali emas setelah tendangan servis Diki Apriadi gagal melewati net dan Regu III Sulsel kehilangan set ketiga dengan skor 17-21.
Sulsel harus berpuas dengan hanya meraih medali perak, sementara medali perunggu menjadi milik DKI Jakarta dan Papua yang sama-sama terhenti di babak semifinal.
Baca Juga: PON Papua 2021: Atlet Tuan Rumah Persembahkan Emas Panjat Tebing untuk Masyarakat
"Terima kasih kepada semua atlet yang sudah berjuang luar biasa. Intinya semua ini berkat kekompakan dan kebersamaan para pemain," kata pelatih tim sepak takraw putra Jatim Muhammad Khabib ditemui selepas laga.
Khabib menyatakan bahwa tim sepak takraw putra Jatim mematok target dua emas di nomor putra, termasuk untuk nomor quadrant.
[Antara]
Berita Terkait
-
KONI Isyaratkan PON 2028 Prioritaskan Cabor Olimpiade
-
Kalender Jawa Weton 2 November 2025: Watak Minggu Pon, Rezeki, dan Jodoh Menurut Primbon
-
Kalender Jawa 28 Oktober 2025 Selasa Pon: Mengungkap Sifat dan Peruntungan Weton Lainnya
-
PON Bela Diri Kudus 2025 Rampung, DKI Jakarta Kunci Juara Umum
-
PON Bela Diri 2025 Panen Pujian, Atlet Jateng dan Papua Barat Bersinar
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing