Suara.com - Tim tenis putra Jawa Timur (Jatim) berhasil membawa pulang emas setelah menekuk tim Bengkulu pada babak final PON XX Papua 2021 di arena tenis lapangan kawasan perkantoran Wali Kota Jayapura, Minggu.
Jawa Timur menggondol emas tenis beregu putra setelah menumbangkan tim Bengkulu 2-0, lewat dua partai tunggal.
Christopher Rungkat menyumbang angka pertama bagi Jawa Timur dengan kemenangan mudah 6-0, 6-3 atas Jeremy Nahor.
"Sesuai dengan strategi, karena saya cukup sering berlatih dengan Jeremy, saya lumayan tahu bagaimana taktik dia di lapangan, dan cukup familiar dengan permainan dia,” kata Christopher kepada Antara usai pertandingan.
“Saya terapkan strategi saya tadi, dan senangnya semua strategi yang saya terapkan berhasil,” dia melanjutkan.
Selanjutnya, M Rifqi Fitriadi menggandakan keunggulan Jawa Timur setelah menyudahi perlawanan Aditya H Sasongko dengan skor 6-2, 6-1.
“Tadi saya bermain cukup bagus, dari awal pertandingan sampai akhir saya bermain cukup steady,” kata Rifqy.
Kemenangan tim putra Jawa Timur tersebut merupakan emas pertama yang diperebutkan di cabang olahraga tenis.
Sementara itu, tim tenis putri Jawa Timur tengah berlaga melawan DKI Jakarta untuk memperebutkan emas, dengan sementara Jawa Timur memimpin 1-0 melalui partai tunggal Aldila Sutjiadi melawan Fitriani Sabatini.
Cabang olahraga tenis telah bergulir mendahului jadwal resmi PON Papua, yang dibuka 2 Oktober dan akan ditutup pada 15 Oktober, dengan laga perdana dimulai pada Minggu (26/9), berlangsung hingga 7 Oktober dengan tujuh nomor pertandingan.
[Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026