Suara.com - Petenis ganda putra Jawa Timur Christopher Rungkat/David Susanto berhasil mengamankan emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua usai mengalahkan wakil Papua Barat Achad Imam Ma'ruf/Tio Juliandi Hutauruk.
Christopher/David memetik kemenangan 6-2, 6-3 atas Imam/Tio di laga final yang digelar di Sian Soor Tennis Center, halaman kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (7/12/2021).
"Tadi sesuai ekspektasi saya dan David, kita datang ke lapangan penuh percaya diri bisa menang di final hari ini berbekal kemenangan di ronde-ronde sebelumnya," ujar Christopher usai pertandingan seperti dimuat Antara.
Dari segi performa, Christopher menilai penampilan bersama pasangannya dalam pertandingan hari ini merupakan penampilan tersolid selama berlaga di PON Papua. Sehingga, merasa cukup puas dengan penampilannya di final.
Sementara itu, Christopher melihat permainan lawan Imam/Tio juga cukup percaya diri, mengingat pasangan tersebut berhasil mengalahkan unggulan dua Muhammad Rifqi Fitriadi/Anthony Sutanto pada babak pertama.
"Saya lihat mereka di ronde kedua dan selanjutnya bermain cukup percaya diri... Dan juga servis dari Imam cukup solid hari ini, persentasinya juga cukup tinggi, dan Tio juga cukup solid di depan net," kata Christopher.
"Saya rasa mereka adalah pemain muda yang potensial ke depannya," dia menambahkan.
Senada dengan Christopher, David mengatakan memang telah menargetkan emas di ganda putra sejak awal.
"Kita sudah ekspektasi di emas itu jadi sudah confidence dari awal, dari segi performance kita emang cukup solid dari awal, kita jarang membuat miss di servis, di voley, di return kita making show terus. Puji tuhan kita diberi kemenangan yang baik," kata David.
Baca Juga: Atlet Olimpiade Tokyo Rahmat Erwin Abdullah Raih Emas untuk Sulawesi Selatan
Selain ganda campuran, David juga turun di nomor tunggal putra. Namun, langkahnya terhenti di semifinal setelah kalah dari wakil tuan rumah Papua Barat Muhammad Althaf Daifulla Albaihaqi.
Pada babak final tunggal putra, Althaf dikalahkan oleh wakil Jawa Timur Muhammad Rifqi Fitriadi, yang otomatif membawa pulang emas.
Berita Terkait
-
Jelang Pembatasan, Pelabuhan Ketapang Dipadati Antrean Truk
-
Toko Benang Raja Ada Berapa? Ini Daftar Lokasi Terdekat untuk Berburu Baju Lebaran
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
-
Diguyur Hujan, Dinding Penahan Candi Dorok Era Majapahit Runtuh
-
Berkunjung ke Pesantren Al Falah Ploso, Kaesang Didoakan Sukses
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Swiss Open 2026: Lama Absen, Adnan/Indah Bertekad Tampil Konsisten
-
Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
-
Sempat Sparring Bareng, Jafar/Felisha Heran Wakil Inggris Tampil Melempem di Swiss Open 2026
-
Aldila Sutjiadi Berhasil Melaju ke Semifinal Turnamen WTA 125 Austin
-
Geram Atlet Jadi Korban Pelecehan, Erick Thohir: Jahanam!
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Swiss Open 2026: Disingkirkan Wakil China, Ubed Akui Kalah Fisik
-
Swiss Open 2026: Banyak Pemain Bagus, Anthony Sinisuka Ginting Nilai Persaingan Merata
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Menpora Tegas soal Kasus Atlet, PERBASI Minta Pelaku Dihukum Setimpal