Suara.com - Petinju asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Nasruddin yang berstatus juara bertahan kelas berat 81-91 kg putra melenggang mulus ke babak semifinal PON XX Papua 2021 selepas memukul jatuh lawannya.
Menghadapi wakil Kalimantan Utara, Bahmid Taha Rumkel pada pertandingan di GOR Cendrawasih, Jayapura, Kamis (7/10/2021), Nasruddin hanya memberi kesempatan lawannya itu bertarung tak sampai satu ronde.
Sebuah pukulan akurat Nasruddin tak mampu dihindari oleh Bahmid, yang kemudian terjatuh dan gagal bangkit setelah wasit menuntaskan hitungan 10 detik.
Di babak semifinal, Nasruddin akan menghadapi petinju Jawa Tengah, Willis Boy Riripoy yang mendapatkan bye dalam hasil undian pertandingan.
Nasib Nasruddin sayangnya tidak bisa diikuti lawannya di final PON 2016 lalu, Hasmar Lubis. Pasalnya, petinju asal DKI Jakarta itu gagal menuntaskan pertarungan melawan wakil Kepulauan Riau (Kepri), Sandyarto Deno Feroja.
Setelah dua ronde, pertarungan dihentikan lantaran permintaan tim pelatih tinju DKI yang membuat Sandyarto lolos ke semifinal.
Sandyarto berpeluang untuk menajamkan prestasinya setelah di PON 2016 juga menyabet medali emas di kelas welter.
Satu semifinalis lain di kelas berat putra yang dihasilkan dari rangkaian pertandingan hari Kamis adalah petinju tuan rumah Papua, Erico Kevin Keygen Amanupunjo yang berhasil menyisihkan wakil Sumatera Selatan, Haris Mongga.
Bertarung penuh tiga ronde, empat dari lima juri yang bertugas menyatakan Erico memenangi pertarungan, sementara hanya satu juri yang memenangkan Haris dengan skor 29-28.
Baca Juga: Kontingen Jabar Yakin Bisa Kendalikan Raihan Medali, Pede Jadi Juara Umum PON Papua
Babak semifinal tinju kelas berat putra PON Papua dijadwalkan berlangsung pada Senin (11/10/2021) pekan depan.
Berita Terkait
-
Ulasan Buku 'Shalat Jumat di Hari Kamis', 101 Kisah Jenaka Nasruddin Hoja
-
Diprediksi Bakal Rugi, Pemprov DKI Tunggu Laporan Keuangan Formula E 2023
-
Nursyah Nangis Didiamkan Suami 7 Bulan Gegara Susah Dinasihati, Ayah Indah: Malah Kita yang Dimarahin
-
Nyinyiran Nursyah Tak Digubris, Indah Permatasari Justru Beli Tanah Ratusan Juta untuk Sang Ibu
-
Dicap Anak Durhaka, Indah Permatasari Ternyata Baru Belikan Ibunya Tanah Senilai Ratusan Juta
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur