Suara.com - Kontingen Jawa Barat (Jabar) keluar sebagai juara umum cabang olahraga atletik PON XX Papua 2021 yang berakhir di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Jumat.
Ketua II Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Barat, Nanang Mulyana menyebut bahwa capaian tersebut merupakan buah kerja keras dari para atlet, manajer, hingga tim pendukung untuk mengharumkan nama provinsi.
"Alhamdulillah lewat kerja sama dan sama-sama bekerja dari seluruh manajerial, dari seluruh ofisial, dari atlet, dari tim pendukung, Alhamdulillah tim atletik Jawa Barat bisa memuncaki klasemen sebagai juara umum," ujar Nanang seperti dilansir laman resmi PON Papua.
Pada hari terakhir pertandingan cabang olahraga atletik, Jawa Barat berhasil menambah dua medali emas dari nomor 4x400 meter estafet putra dan tolak peluru putri, sehingga total keseluruhan medali yang dikemas berjumlah 11 emas dan 5 perak.
Adapun peringkat kedua ditempati DKI Jakarta dengan 6 emas, 5 perak, dan 8 perunggu, sedangkan peringkat ketiga menjadi milik Nusa Tenggara Barat dengan 6 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.
Nanang mengaku bersyukur atas torehan tersebut, sebab, target awal yang dicanangkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat hanya delapan medali emas.
Namun, setelah sprinter Tyas Murtiningsih mampu merebut medali emas di nomor 100 meter putri pada hari pertama perlombaan, Nanang optimis target tersebut dapat terlampaui.
"Sehingga saya berpikir di angka 10 (medali emas) Jawa Barat bisa ngambil, dan Alhamdulillah (bisa 11 emas)," ucap dia.
Lebih lanjut Nanang mengatakan, usai PON XX Papua, tim atletik Jawa Barat akan langsung bergerak membenahi berbagai kekurangan, guna mempertahankan predikat sebagai juara umum atletik di PON XXI Aceh dan Sumatera Utara pada 2024 mendatang.
Baca Juga: DKI Jakarta Juara Umum Biliar PON Papua dengan Enam Emas
"Ini pekerjaan yang sangat sulit, dan tentunya kita jangan diam, mulai tahun ini juga kita harus bergerak untuk membenahi kekurangan, sehingga pada 2024 kita bisa mempertahankan juara umum di cabang olahraga atletik," kata Nanang.
Pada PON XIX Jawa Barat 2016, untuk cabang atletik, DKI Jakarta menjadi pengumpul medali terbanyak dengan 15 medali emas, 3 medali perak, 2 medali perunggu, disusul Jawa Barat dengan 7 emas, 11 perak, dan 6 perunggu, sedangkan posisi ketiga ditempati Nusa Tenggara Barat dengan 5 emas, 3 perak, dan 6 perunggu.
Perolehan medali cabang olahraga Atletik PON Papua:
- Jawa Barat 11 5 0
2. DKI Jakarta 6 5 8
3. NTB 6 4 3
4. Bali 4 0 4
5. Jawa Timur 3 7 3
6. Sumatera Utara 3 5 0
7. Jawa Tengah 3 2 3
8. Sumatera Selatan 3 0 0
9. Sumatera Barat 2 0 1
10. Papua 1 2 3
11. Yogyakarta 1 2 0
12. Banten 1 1 0
13. Maluku 1 0 0
13. Aceh 1 0 0
15. Riau 0 4 0
16. Kalimantan Timur 0 2 1
17. Bangka Belitung 0 1 2
18. Bengkulu 0 1 2
18. Lampung 0 1 2
20. Sulawesi Selatan 0 1 1
20. Kalimantan Tengah 0 1 1
22. Sulawesi Tengah 0 1 0
23. NTT 0 0 2
23. Kalimantan Selatan 0 0 2
25. Sulawesi Barat 0 0 1
25. Gorontalo. 0 0 1
25. Kalimantan Barat 0 0 1
[Aulia Ivanka Rahmana / Rully Fauzi]
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta