Suara.com - Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi mengapresiasi kerja keras pasangan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri pada babak perempat final Denmark Open meski dikalahkan wakil tuan rumah, Jumat (23/10/2021).
Bagas/Fikri adalah ganda putra terakhir Indonesia yang tersisa pada babak delapan besar, namun dikalahkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen 21-19, 11-21, 17-21.
"Kalau untuk pemain lapis yang baru datang dari Jakarta, memang targetnya menambah pengalaman main di kelas 750 atau 1000," kata Herry seperti dilansir Antara.
Lewat keterangan tertulis PBSI, Herry menjelaskan Bagas/Fikri bukan bagian tim Piala Thomas yang sudah terlebih dulu berada di Denmark.
Mengingat Bagas/Fikri ganda putra pelapis Pelatnas PBSI, maka pencapaian mereka sampai babak perempat final dan bertemu dengan pemain peringkat 10 besar adalah hal memuaskan.
"Hasil yang cukup baik Bagas/Fikri bisa sampai perempat final, hanya masih kurang tenang di poin-poin terakhir gim ketiga," ungkap Herry.
Hingga Jumat, ganda putra Indonesia menyisakan dua pasangan pada perempat final. Selain Bagas/Fikri, ada unggulan keempat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Sayang, Fajar/Rian terlebih dulu dihentikan ganda putra Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Herry mengakui performa anak didiknya sudah menurun setelah berjibaku dalam Piala thomas pekan lalu sehingga dia memaklumi atlet-atletnya tampil kurang memuaskan.
Baca Juga: Denmark Open 2021: Fikri/Bagas Disingkirkan Wakil Tuan Rumah di Perempat Final
"Semua pemain yang ikut Thomas sudah berkurang tenaga dan fokusnya menurun sehingga cara mainnya tidak bisa maksimal," pungkas Herry.
Berita Terkait
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak