Suara.com - Tak semua pembalap MotoGP ternyata memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), salah satunya Fabio Quartararo.
Meski telah menjuarai MotoGP 2021, ternyata ia tak berminat membuat SIM. Padahal dirinya diklaim memiliki skill berkendara di atas motor yang cukup lihai.
Namun justru ia tidak tertarik untuk membuat SIM khusus motor.
Pembalap Monster Energy Yamaha tersebut membeberkan kalau dirinya lebih memilih mengendarai skuter kecil yang memiliki kapasitas mesin 125 cc.
Ketika mengendarai skuter kecil tersebut, ia tak perlu membuat SIM khusus motor.
“Saya mengendarai sebuah skuter kecil 125cc, tetapi bukan sepeda motor dengan kapasitas mesin besar. Berkendara di jalan raya dengan motor adalah sesuatu yang tidak bisa saya nikmati,” bilang Quartararo dikutip dari Motorsport.
Lebih lanjut Quartararo menjelaskan bahwa dirinya tahu betul akan risiko yang dihadapi kala berkendara.
Makanya dirinya enggan menggunakan sepeda motor dengan kapasitas mesin yang besar di jalan raya, dan hal itu yang membuatnya tidak tertarik untuk membuat SIM untuk sepeda motor.
Sebagai pembalap tentu ketika mengikuti tes ujian SIM pasti dianggap peserta istimewa, lantaran mereka dianggap lebih jago mengendalikan sepeda motor dibanding orang lain.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Polresta Denpasar Bali Hari Ini Rabu 3 November 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026