Suara.com - Juara dunia World Superbike dua kali Max Biaggi memprediksi Jonathan Rea memerlukan keberuntungan untuk menghentikan laju pemuncak klasemen sementara Toprak Razgatlioglu demi mempertahankan titelnya di Sirkuit Pertamina Mandalika.
Balapan seri penutup WSBK 2021 akhir pekan ini akan menjadi ajang penentuan gelar juara dunia di saat Razgatlioglu (Pata Yamaha with Brixx WorldSBK) mengantongi keunggulan 30 poin atas juara dunia enam kali Rea (Kawasaki Racing Team World SBK).
Sebanyak 62 poin maksimal siap direbut dari dua balapan dan satu superpole race sepanjang 10 lap akhir pekan ini.
Biaggi melihat Razgatlioglu dan Rea berada di level yang sama dalam pertarungan titel musim ini. "Tidak mudah memprediksi siapa yang akan menjadi juaranya," kata sang pebalap Italia dikutip Antara dari laman resmi WSBK, Kamis (18/11/2021).
"Johnny adalah masternya WSBK dan yang pernah menang lebih banyak, dan bagi dia melihat pebalap semuda ini (Razgatlioglu), sangat percaya diri memenangi balapan, akan membuat dia berpikir bagaimana mungkin.
"Johnny tidak melambat, Toprak membawa talenta baru ke WSBK."
Menilai peluang Rea, Biaggi mengatakan elemen keberuntungan akan dibutuhkan sang pebalap Inggris untuk membalikkan defisit poinnya.
"Johnny tertinggal 30 poin, pada dasarnya seperti ini, dia tak terlalu terbebani.
"Sangat sulit memberi nasehat kepada pebalap sebagus dia, tapi saya merasa situasinya seperti itu, Johnny perlu lebih banyak keberuntungan daripada Toprak.
Baca Juga: Sampai di Mandalika, Pebalap World Superbike (WSBK) Nyasar dan Kebingungan
"Johnny harus memburu, menyerang tapi juga harus mengambil lebih banyak resiko.
Sang rival bisa tampil lebih konservatif dan apabila Razgatlioglu dapat finis podium di setiap balapan, dan Rea memenangi seluruh balapan, maka sang pebalap Turki juaranya.
"Toprak terlihat seorang pebalap yang memiliki tekad tinggi, dan dia sepertinya akan melakukan segalanya yang diperlukan," kata Biaggi yang tak ingin melewatkan babak terakhir di kejuaraan musim ini.
Sementara itu, Rea mengaku sangat penasaran dengan sirkuit Mandalika yang untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah WSBK.
"Ini terlihat seperti sirkuit yang akan cocok dengan kekuatan ZX10-RR kami," kata Rea.
"Kami tiba di sana tertinggal 30 poin di pertarungan klasemen tapi kami akan bertarung hingga akhir.
"Saya merasa semua tekanan hilang, saya bisa membalap dengan bebas tak ada beban dan targetnya jelas. Dengan tiga kesempatan mencetak poin di depan mata saya akan tampil 100 persen dan semaksimal mungkin," kata Rea yang mengincar titel ketujuhnya secara beruntun itu.
Berita Terkait
-
Sah! Legenda Balap Nasional Ananda Mikola Resmi Pimpin MGPA
-
Dari Isu Lingkungan ke Lintasan Balap: Jerhemy Owen Jajal Adrenalin di Sirkuit Mandalika
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
-
Jadwal Lengkap MotoGP 2026 Resmi Rilis, Sirkuit Mandalika Masuk Fase Penentu Juara?
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko