Suara.com - Pebulu tangkis Denmark Viktor Axelsen menggeser posisi pemain Jepang Kento Momota yang telah berada pada peringkat satu dunia tunggal putra sejak September 2018.
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis pembaruan peringkat pekan ke-48 pada 30 November kemarin. Axelsen naik satu strip untuk kembali menjadi tunggal putra nomor satu dunia setelah terakhir kali menyandang predikat tersebut pada 2017 lalu.
Pencapaian tersebut diraih oleh pebulu tangkis berusia 27 tahun itu berkat konsistensinya meraih prestasi dalam turnamen yang digelar sepanjang musim ini.
Axelsen tercatat setidaknya telah mengantongi enam gelar pada kejuaraan tahun ini, termasuk raihan emas tunggal putra di Olimpiade Tokyo 2020.
Ada pun lima trofi lainnya diperoleh Axelsen pada turnamen dunia BWF, seperti Yonex Thailand Open (Super 1000), Toyota Thailand Open (Super 1000), Swiss Open (Super 300), Denmark Open (Super 1000), dan Indonesia Open 2021 (Super 1000).
Pebulu tangkis kelahiran 4 Januari 1994 itu juga merebut gelar runner-up pada sejumlah turnamen bergengsi termasuk BWF World Tour Finals 2020, All England 2021, dan Kejuaraan Eropa 2021.
Axelsen kini mengumpulkan 113.979 poin, dibayangi Momota di posisi kedua dengan 112.210 poin.
Dengan selisih poin yang tidak terlalu jauh, posisi Axelsen masih bisa kembali tergeser oleh Momota karena masih ada turnamen penutup musim BWF World Tour Finals 2021 yang berlangsung di Bali pada 1-5 Desember.
Selain Axelsen, kenaikan peringkat juga dialami tunggal putra Indonesia Jonatan Christie yang naik satu strip ke posisi tujuh, di bawah pebulu tangkis Malaysia Lee Zii Jia.
Baca Juga: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Kemenangan Pertama di BWF World Tour Finals 2021
Berita Terkait
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Jadwal Australian Open 2026 Hari Ini: Anthony Ginting Beraksi, Ada Reuni Rinov Rivaldy vs Gloria
-
Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Hattrick Gelar di Asia! Christiansen/Boje Nangis Haru Usai Rajai Indonesia Open 2026
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Jakarta Waspadai 3 Pemain Asing Bogor Hornbills