Suara.com - Ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menilai permainan mereka saat melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di penyisihan Grup B BWF World Tour Finals masih kurang tenang dan tidak fokus sehingga bisa ditekan habis-habisan dalam dua gim.
Pram/Yere tidak merasa tegang saat melawan unggulan kedua Hoki/Kobayashi, justru sebetulnya mereka sangat bersemangat bertanding dan ingin main tanpa beban.
"Evaluasinya paling dari aspek ketenangan, fokus, sama start awal jangan sampai ketinggalan," kata Yeremia dalam konferensi pers di Nusa Dua, Bali, Rabu (1/12/2021).
Dalam mengawali pertandingannya, Pram/Yere sudah ditekan sejak awal oleh Hugo/Kobayashi sehingga membuat mereka terlalu bernafsu untuk menyerang balik.
Meski berhasil membayangi ganda putra Jepang, namun mereka kesulitan untuk membalik keunggulan. Bukannya mengendur, serangan balik yang dilayangkan Pram/Yere justru sulit menjebol pertahanan Hoki/Kobayashi.
Frustasi dengan keadaan ini, pasangan peringkat ke-27 dunia ini menjadi tidak fokus dan permainan mereka pun kurang terkendali.
"Tadi di pertandingan tertinggal di gim awal, tapi di gim kedua sebenarnya sudah mulai bisa mengimbangi. Bahkan sudah mulai unggul. Tapi karena kurang sabar dan masih terburu-buru jadi bisa tersusul," Pram menjelaskan.
Mereka mengatakan bahwa pertahanan Hoki/Kobayashi pada pertemuan kedua hari ini berbeda dengan pertemuan perdana di Indonesia Open pekan lalu. Saat itu, Hoki/Kobayashi masih bermain agak lambat dan memberikan peluang untuk menyerang.
Tapi di pertemuan hari ini Hoki/Kobayashi bermain lebih rapat dan sukses menghadang mayoritas serangan yang dilepaskan Pram/Yere.
Baca Juga: BWF World Tour Finals 2021: Pram / Yere Gagal Revans dari Hoki / Kobayashi
"Kemarin mereka masih kasih kami kesempatan untuk menyerang. Tapi kali ini mereka sama sekali tidak kasih kesempatan, dan kami tidak bisa serang balik. Mereka sangat rapat," tutur Pram.
Hasil pertandingan hari ini menjadi bahan evaluasi untuk mereka jelang pertandingan penyisihan kedua hari Kamis. Besok mereka akan bertemu dengan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dari Malaysia, yang sekaligus akan menjadi pertemuan perdana kedua pasangan.
"Kami tidak mau berpikir terlalu jauh buat besok, mau habis-habisan saja. Selain itu, bisa main di WTF juga sebuah kebanggan bagi kami, jadi mau main maksimal saja," pungkas Pram.
Berita Terkait
-
Alwi Farhan Jadikan Malaysia Open 2026 Titik Awal Perburuan Tiket BWF World Tour Finals
-
An Se-young Semringah Juarai BWF World Tour Finals, Gelar Juara ke-11 Sepanjang 2025
-
Lagi, An Se-young Juara BWF World Tour Finals 2025
-
Pergelangan Kaki Bermasalah, Sabar/Reza Kandas pada Semifinal BWF World Tour Finals 2025
-
Kalah Dramatis dari Akane, Putri KW Siap Habis-habisan Lawan Tomoka Miyazaki
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026