Suara.com - Mantan pembalap MotoGP, Danilo Petrucci mengawali lembaran baru kariernya dengan beralih menjadi peserta Reli Dakar dengan cara yang tak mudah.
Sempat positif Covid sebelum ajang digelar, pria Italia yang sempat gabung dengan tim pabrikan Ducati di MotoGP ini memulai balapan dengan finis di urutan 13 pada babak 1B 514 Km.
Apesnya, pembalap yang bertarung di bawah naungan KTM tersebut mengalami kendala elektrik pada tunggangannya, KTM 450 Rally yang membuatnya terpaksa berhenti dari balapan usai 114 km.
Dilansir dari Visordown, meskipun ada upaya untuk memperbaikinya sendiri, ia akhirnya harus mengakui kekalahan, mengirimkan suar dan menyaksikan mesinnya diterbangkan keluar dari gurun dengan helikopter.
Namun perjuangannya belum usai. Pembalap KTM ini diperkenankan untuk ikut kembali dan melanjutkan balapan, namun dengan hukuman 11 jam penalty yang membuatnya turun di dasar klasemen, tanpa peluang untuk kembali ke papan atas.
Ironisnya, sebelum tersandung masalah ini, Petrucci berada di tiga besar pembalap tercepat di ajang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026