Suara.com - Point guard Satria Muda Pertamina Jakarta Hardianus Lakudu absen membela timnya pada seri pertama Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2022 yang akan bergulir 15 Januari di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta.
Hardianus harus menepi karena cedera pergelangan kaki kanan saat sesi latihan terakhir sebelum tim berangkat ke hotel karantina, Kamis kemarin.
"Yang pasti saya sedih, karena di season baru ini harus absen dan tidak bisa berjuang sama-sama dengan tim," kata Hardianus dalam laman resmi liga seperti dimuat Antara, Jumat (14/1/2022).
"Apapun akan saya berikan untuk tim, meskipun saat ini saya hanya bisa duduk di pinggir lapangan. Tentu saya akan mendukung serta dukung teman-teman supaya selalu memberikan yang terbaik," katanya.
Meski demikian, fisioterapis tim Amriansyah Syetiawinanda mengatakan berdasarkan pemeriksaan tim dokter, cedera tersebut tidak terlalu parah dan dipastikan tidak ditemukan indikasi tulang retak.
Namun pemain terbaik final IBL 2021 itu kini harus berjalan menggunakan kruk sebagai salah satu upaya guna membantu proses pemulihan.
"Penggunaan kruk merupakan alat bantu jalan supaya area yang cedera tidak terlalu berat menopang anggota badan, dan mempercepat proses recovery-nya," kata Amri.
"Secara medis, Hardianus tidak bisa bermain di seri Jakarta, Hardianus harus absen sekitar satu pekan dari aktivitas lapangan," tambah dia.
Satria Muda akan memainkan laga pembuka IBL musim 2022 pada Sabtu (15/1) melawan Pelita Jaya Bakrie di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, sehingga mengulangi pertandingan partai final IBL 2021.
Baca Juga: Tembus Final IBL 2022, Target Raffi Ahmad untuk Rans PIK Basketball
Berita Terkait
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung
-
Klasemen IBL Pekan ke-12: Pelita Jaya Makin Kokoh di Puncak
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026