Sport / Arena
Kamis, 11 Juni 2026 | 08:42 WIB
Bogor Hornbills unggul 2-1 atas Satria Muda di semifinal IBL 2026 usai menang 93-82. Cesar Camara menyebut agresivitas jadi kunci kemenangan. [Dok. IG Satria Muda]
Baca 10 detik
  • Bogor Hornbills mengalahkan Satria Muda dengan skor 93-82 di GOR Laga Tangkas pada Rabu malam kemarin.
  • Kemenangan melalui strategi serangan agresif ini membuat Bogor Hornbills unggul 2-1 dalam seri semifinal IBL 2026.
  • Bogor Hornbills hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan langkah mereka menuju babak final IBL mendatang.

Suara.com - Bogor Hornbills sukses memetik kemenangan krusial atas Satria Muda Pertamina Bandung pada game ketiga semifinal Indonesian Basketball League (IBL) 2026.

Kemenangan ini diraih berkat strategi serangan agresif yang diterapkan pelatih Cesar Camara saat berlaga di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Rabu malam.

Hasil positif tersebut membuat Bogor Hornbills unggul 2-1 dalam seri best-of-five sekaligus memperbesar peluang mereka mengamankan tiket ke babak final.

Dominasi Agresivitas di GOR Laga Tangkas

Bogor Hornbills berhasil menundukkan Satria Muda dengan skor meyakinkan 93-82.

Pelatih Cesar Camara menegaskan bahwa kunci utama kemenangan timnya terletak pada intensitas serangan yang tinggi sejak kuarter pertama.

Pendekatan agresif tersebut terbukti efektif mempersempit ruang gerak para pemain Satria Muda sehingga kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.

"Saya pikir hari ini kami bermain agresif dan itu salah satu kunci permainan," kata Cesar Camara seusai pertandingan.

Meski meraih kemenangan penting, pelatih asal Spanyol itu mengaku masih memiliki sejumlah catatan evaluasi untuk timnya.

Baca Juga: Kejutan Semifinal IBL 2026! Satria Muda dan Pelita Jaya Tumbang di Kandang

Target Permainan Kolektif Lebih Efektif

Cesar Camara menyoroti aspek pergerakan bola yang menurutnya masih dapat ditingkatkan.

Statistik menunjukkan Bogor Hornbills mencatatkan 23 assist sepanjang pertandingan. Namun, sang pelatih menargetkan timnya mampu membukukan 25 hingga 26 assist dalam satu laga.

Target tersebut bertujuan agar permainan kolektif tim berjuluk Macan Pengawal semakin efektif dalam membongkar pertahanan lawan.

Ia juga mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas dengan keunggulan sementara dalam seri semifinal.

"Kata-kata pertama yang saya sampaikan di ruang ganti adalah kami masih seimbang dengan lawan, tidak berpikir satu kemenangan lagi," ujar Cesar Camara.

Load More