Suara.com - Petenis kawakan Spanyol, Rafael Nadal mengakui memenangi gelar Australian Open 2022 adalah salah satu momen paling emosional dalam kariernya, ketika ia memecahkan rekor Grand Slam ke-21 putra dengan mengalahkan petenis Rusia, Daniil Medvedev di final tadi malam.
Nadal berjuang dari ketinggalan dua set untuk menang dramatis 2-6, 6-7(5), 6-4, 6-4, 7-5 atas Medvedev dan mematahkan tiga set untuk gelar terbanyak dalam putra, dengan petenis 35 tahun itu kini unggul dari para pesaingnya; Novak Djokovic dan Roger Federer.
Nadal sendiri sejatinya tidak berharap banyak untuk mendapatkan gelar di musim pembuka, setelah absen untuk sebagian besar musim 2021 karena masalah kaki yang mengancam karier dan juga tertular COVID-19.
"Itu adalah salah satu pertandingan paling emosional dalam karier tenis saya. Saya tidak tahu harus berkata apa. Bagi saya ini luar biasa," kata Nadal terkait kemenangannya di Australian Open, dikutip dari Reuters, Senin (31/1/2022).
"Sejujurnya, satu setengah bulan yang lalu, saya tidak tahu apakah saya bisa kembali tur dan bermain tenis lagi. Dan hari ini, di depan kalian semua (penonton), membawa trofi ini bersama saya... Anda benar-benar tidak tahu berapa banyak saya berjuang untuk berada di sini," ungkapnya emosional.
"Memiliki dukungan besar yang saya terima selama tiga pekan terakhir ini, luar biasa. Ini akan berada di hati saya selamanya."
Kemenangan itu merupakan gelar kedua yang diraih Nadal di Melbourne Park setelah dia menang pada 2009.
"Mungkin ada kemungkinan saya mengatakan itu adalah Australian Open terakhir saya, tetapi tidak, saya punya banyak energi untuk terus melaju," ujar Nadal.
"Saya tidak bisa menjelaskan perasaan yang saya miliki saat ini, tetapi saya akan terus mencoba yang terbaik dan terus datang ke sini (Melbourne Park)," tukasnya.
Baca Juga: Rafael Nadal Juara Australian Open 2022 dan Pecahkan Rekor Grand Slam
Berita Terkait
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Aldila Sutjiadi Melaju ke Babak Kedua Australian Open, Tumbangkan Petenis Tuan Rumah
-
Debut Sensasional! Janice Tjen Tumbangkan Unggulan di Babak Pertama Australian Open 2026
-
Raymond/Joaquin Sabet Gelar S500 Perdana, Ingatkan pada Era The Minions
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3