Suara.com - Pebalap Gresini Racing MotoGP, Enea Bastianini, berhasil meraih catatan waktu terbaik kedua pada sesi kualifikasi MotoGP Qatar 2022 di Sirkuit Losail, Minggu (6/3/2022) dini hari WIB dan hasil tersebut membuat bangga sponsor asal Indonesia yang selama ini memberikan dukungan.
Enea Bastianini mampu membukukan catatan waktu 1:53,158 detik guna menempuh jarak lintasan sepanjang 5,38 km tersebut. Padahal pada sesi latihan Jumat hanya berada di jajaran 10 besar.
Namun pada sesi pembuka FP3 pembalap asal Italia ini sempat berada di puncak catatan waktu dengan 1:53,790 detik. Kecepatan Ducati Desmosedici GP22 juga sangat bisa diandalkan, melesat 350,6 kpj.
Pada sesi kualifikasi kedua, pembalap bernomor 23 ini mendominasi di sirkuit dengan kecepatan 349,5 kpj.
Sedangkan rekan setim Bastianini yakni Fabio Di Giannantonio yang baru saja hijrah di kelas MotoGP akan start dari posisi 21. Pembalap muda yang juga asal Italia ini torehkan waktu 1:54,276 detik.
Hasil kualifikasi ini tentu saja bikin bangga Indonesia, sebab Gresini Racing MotoGP penuh dengan dukungan sponsor asal Indonesia, termasuk merek pelumas Federal Oil yang menghiasi motor Ducati Desmosedici GP tunggangan Enea Bastianini dan Fabio Di Giannantonio.
“Ini hasil fantastis bagi saya, untuk tim dan juga untuk Fausto. Kami banyak bekerja di time attack juga selama pengujian dan sekarang kami berada di barisan depan. Jelas kami selalu mencari lebih dan posisi pole tidak terlalu jauh, posisi ini akan menentukan," kata Enea Bastianini dalam keterangan resminya.
"Balapan akan sangat menantang. Saya tidak pernah memulai di posisi ini di depan semua orang, dan kami harus memahami jalannya balapan. Setidaknya ada sepuluh pebalap yang bisa bertarung memperebutkan podium dan kemenangan. Penting untuk memahami kondisi lintasan dan memilih ban yang tepat. Lima putaran pertama akan menjadi kuncinya!" katanya menambahkan.
Sementara itu, pebalap yang baru hijrah ke MotoGP Fabio Di Giannantonio mengaku cukup senang dengan hasil kualifikasi. Pihaknya menilai hasil yang diraih akan ada aspek positif dan negatifnya.
Baca Juga: Jorge Martin Amankan Pole Position MotoGP Qatar
"Kami mendapatkan pemahaman yang lebih baik di setiap masuk lintasan sambil meningkatkan feeling dengan motor. Bahkan kali ini kami membuat beberapa langkah penting ke depan. Sisi negatifnya adalah saya tidak merasa nyaman di bagian bawah klasifikasi, dan saya harus memiliki kerangka berpikir yang benar untuk sepenuhnya mengakui ini adalah yang terbaik dari yang terbaik, jadi pertama-tama saya harus belajar bagaimana melanjutkan kemampuan yang sama dengan yang lain.” katanya.
Pada balapan pembuka MotoGP 2022, yakni MotoGP Qatar yang akan dihelat Minggu (6/3/2022) malam WIB ini, balapan akan dipimpin pebalap tim Pramac Ducati Jorge Martin. Satu pebalap lagi yang bakal mengisi balapan terdepan di Sirkuit Losail adalah pebalap Honda Marc Marquez.
[Antara]
Berita Terkait
-
MotoGP Catalunya 2025: Alex Marquez Asapi Sang Kakak, Bastianini Rebut Posisi Ketiga
-
Sedang Terpuruk, Enea Bastianini Yakin Pecco Bagnaia Tidak Seburuk Itu
-
Masuk 5 Besar, MotoGP Austria 2025 Jadi Balapan Terbaik Enea Bastianini?
-
Binder dan Bastianini Krisis Performa, KTM Janji Bakal Selalu Dampingi
-
Tech3 Bawa Dua Kabar Bahagia, Herve Poncharal Tenang Sambut Jeda Paruh Musim
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia