Suara.com - Balapan MotoGP Mandalika 2022 diprediksi akan berlangsung ketat. Hal itu diutarakan oleh para pebalap MotoGP, terutama dari duo Repsol Honda, Marc Marquez dan Pol Espargaro saat menghadiri konferensi pers, Kamis (17/3/2022).
Berbagai faktor seperti hasil tes pramusim, karakter sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dianggap mendukung adanya pertarungan sengit untuk merebut podium juara di ajang dengan nama resmi Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 18-20 Maret 2022.
Salah satu pebalap yang akan mencoba menyodok posisi puncak podium adalah juara dunia enam kali di kelas premier, Marc Marquez.
Pebalap asal Spanyol yang jadi primadona saat sesi penyambutan para rider di Bandara Lombok pada Rabu (16/3/2022) malam, mengutarakan keyakinannya untuk mempertajam pencapaian dari seri pertama di MotoGP Qatar.
Marquez finis di peringkat kelima pada balapan pembuka Kejuaraan Dunia MotoGP 2022 tersebut. Dari hasil itu, dia menyimpulkan bahwa persaingan di MotoGP Mandalika 2022 akan sama ketatnya.
"Saya merasa bagus, balapan di Qatar adalah perasaan terbaik saya selama dua tahun belakangan." tutur Marquez dalam rilis MGPA, Jumat (18/3/2022).
Keberhasilan Pol Espargaro memuncaki dua dari tiga sesi tes pramusim di Sirkuit Mandalika bulan lalu juga membuatnya optimistis terhadap kans Honda.
“Pol adalah salah satu rider tercepat di Tes sehingga ia akan jadi salah satu pebalap (yang harus diwaspadai) akhir pekan ini.”
“Enea (Bastianini), Fabio (Quartararo), dan Brad (Binder) juga kencang. Banyak muka baru tetapi mereka membalap dengan cepat.”
Baca Juga: MotoGP Mandalika Jadi Bukti Jokowi Bawa Indonesia Bangkit dari Keterpurukan karena Pandemi
Hal serupa diungkapkan Pol Espargaro. Selain mencatatkan waktu gabungan tercepat pada sesi pramusim, kans Pol juga tinggi mengingat ia menyelesaikan MotoGP Qatar di podium setelah sempat memimpin selama setengah lebih balapan.
“Pramusim di sini bagus, saya menikmati tempat ini. Tak mudah menghadapi tiga hari tes di sini tetapi saya bukan satu-satunya rider yang cepat di Mandalika," kata Pol Espargaro.
“Enea sangat cepat, Marc sangat cepat, Fabio sangat cepat. Saya menantikan balapan yang sangat ketat, semua akan bisa bersaing, sama seperti di Qatar.”
Catatan waktu gabungan di tes pramusim pun menunjukkan potensi persaingan yang ketat pada balapan nanti. Sebanyak 21 rider tercepat, dari Pol Espargaro hingga Fabio Di Giannantonio (Ducati) hanya terpaut kurang dari 1 detik.
Tag
Berita Terkait
-
Pegangan Behel Jok, Pembalap Moto2 Ketar-ketir Diboncengin Gadis Lombok
-
Warga Tergusur Karena Adanya Sirkuit Mandalika Gelar Ritual Roah Tanah di Bawah Patung Jokowi
-
Persiapan Unik Pembalap Moto2 Marcel Schrotter Jelang MotoGP Mandalika 2022, Bawa Bak Mandi Bayi Karet
-
The Best 5 Oto: Volvo-Starbucks Kolaborasi, Free Practice MotoGP Mandalika 2022 Hari Ini, Genesis GV80 yang Prestisius
-
Latihan Bebas 1 Siap Digelar, Ini Jadwal MotoGP Mandalika 2022
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati