Sport / Raket
Senin, 04 April 2022 | 12:50 WIB
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky. [Dok. PBSI]

Suara.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mematok target tiga medali emas di SEA Games 2021 kendati memutuskan untuk menurunkan para pebulu tangkis muda di multievent dua tahunan tersebut.

Target tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky. Dia optimis hal itu bisa tercapai.

"Saya menargetkan tiga medali emas di SEA Games kali ini, kalau bisa malah lebih. Intinya kita akan berjuang semaksimal mungkin," kata Rionny Mainaky dalam rilis PBSI, Senin (4/4/2022).

Sebanyak 10 atlet putra dan 10 atlet putri telah terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2021 yang akan dihelat pada 12-23 Mei 2022 di Hanoi, Vietnam ini.

Nama-nama alumni Kejuaraan Asia Beregu 2022 mendominasi skuad SEA Games 2021 ini. Seperti Chico Aura Dwi Wardoyo, Christian Adinata, Yonathan Ramlie, Pramudya Kusumawardana, dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Serta Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani, Stephanie Widjaja, dan Saifi Rizka Nurhidayah.

Khusus untuk tim beregu putri, PBSI juga menurunkan kekuatan penuh di sektor ganda dengan menyertakan Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Ribka Sugiarto.

Rionny Mainaky menganggap 20 pemain tersebut adalah wakil terbaik yang dipilih PBSI untuk membela tim Merah Putih di pesta olahraga se Asia Tenggara itu. Dia optimis dengan kemampuan para pemain yang mayoritas merupakan alumuni Kejuaraan Beregu Asia 2022 lalu.

"Tim putra terlepas dari tim inti yang akan ke Piala Thomas, tim SEA Games ini juga adalah tim terbaik yang kita punya. Mereka kebanyakan adalah alumni Kejuaraan Asia Beregu kemarin dan bisa masuk ke final," jelas Rionny.

Baca Juga: Jelang SEA Games dan Thomas - Uber, PBSI Bagi Atlet dalam Dua Tim

"Chico dan Christian juga performanya sedang menanjak. Jadi mereka saya harap menjadi motor tim putra. Selain itu ada Leo/Daniel dan Pramudya/Yeremia juga."

"Sedangkan di tim putri kita turunkan full team, kekuatan terbaik. Tapi ini bukan berarti nanti di tim Uber kita kirim pemain kelas dua tapi pemain muda yang sudah siap bersaing di level atas," lanjutnya.

Load More