Suara.com - Aleix Espargaro akhirnya berhasil mencetak sejarah dengan menjadi pembalap pertama yang sukses menjadi juara bersama tim pabrikan Aprilia.
Pada MotoGP Argentina, pria Spanyol ini sukses menjadi yang tercepat setelah melakoni duel alot melawan Jorge Martin.
Mantan pembalap tim satelit Yamaha NGM Forward Racing di tahun 2014 serta Suzuki di tahun 2015-2016 ini berujar bahwa motornya tahun ini adalah motor terbaik yang pernah ia tunggangi selama kariernya di MotoGP.
Dilansir dari Crash, pembalap yang gabung di Aprilia sejak 2017 ini merasa kerja kerasnya terkait pengembangan Aprilia mulai terbayarkan.
"Jelas, di pra-musim sangat sulit untuk menilai apakah motor ini akan memungkinkan saya untuk berjuang untuk sepuluh besar, lima besar, atau untuk menang, tetapi saya sudah sangat dekat dengan orang-orang tercepat dalam pengujian pra-musim," ucap Aleix.
"Juga, di Qatar saya merasa kuat dan kami memiliki langkah demi langkah yang menunjukkan banyak potensi. Kemarin kami membuktikan bahwa kami adalah yang tercepat, dan juga hari ini dalam balapan itu tidak beruntung atau balapan basah dan sekarang kami memimpin," imbuh kakak dari Pol Espargaro tersebut.
Aleix mengatakan bahwa kemenangan ini membawa dampak bagus untuk tim Aprilia yang sudah lama menanti kemenangan pertamanya sejak kembali gabung di MotoGP pada tahun 2015 bersama Gresini.
"Saya sangat senang karena saya merasa kejuaraan ini adalah salah satu yang paling sulit yang pernah ada karena levelnya. Bagi saya, saya jelas sangat senang memenangkan perlombaan, tetapi bagi saya pribadi tidak ada yang benar-benar berubah.
"Saya orang yang sangat beruntung dan pekerjaan saya adalah hasrat saya, saya memiliki keluarga impian, dan saya memiliki semua yang bisa diimpikan seorang pria.
"Sejujurnya, kemenangan tidak banyak berubah dalam hidup saya. Tapi untuk semua orang di Aprilia itu adalah langkah besar."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026