Suara.com - Aleix Espargaro meraih kemenangan MotoGP perdananya sepanjang karier setelah bertarung ketat di MotoGP Argentina 2022, Minggu (3/4/2022) waktu setempat. Hasil itu sekaligus membuatnya mempersembahkan kemenangan perdana bagi Aprilia pada era MotoGP.
Aleix Espargaro asal Spanyol mengawali balapan MotoGP ke-200 dalam kariernya setelah merebut pole position pertama untuk Aprilia sejak kelas MotoGP dikenalkan pada 2002 dan ketiga kalinya bagi pabrikan asal Noale itu secara keseluruhan dalam kelas premier.
Sebelum Aleix Espargaro, dua rider Aprilia sempat merengkuh pole position di kelas Premier sebelum era MotoGP, yakni Tetsuya Harada di Italia pada 1999 dan Jeremy McWilliams di Australia pada 2000.
Aprilia juga menjadi pabrikan ketiga yang merasakan pole di Termas setelah Honda (5) dan Ducati (1).
Itu kali ketiga Espargaro start terdepan dalam MotoGP. Dua pole position lainnya dia raih di Assen/2004 saat membalap untuk Yamaha dan Catalunya/2015 bersama Suzuki. Oleh karena itu, dia menjadi pebalap pertama yang meraih pole dengan tiga motor dari pabrikan berbeda MotoGP.
MotoGP kembali ke Argentina setelah dua Grand Prix di negara Amerika Selatan itu dibatalkan karena pandemi COVID-19. Akan tetapi, balapan tahun ini terganjal masalah logistik yang menyebabkan pesawat kargo terlambat datang dan seluruh sesi latihan Jumat dibatalkan.
Start terdepan di Termas de Rio Hondo, Espargaro kehilangan posisi setelah pebalap tim Pramac Jorge Martin meluncur sempurna guna memimpin lomba menuju tikungan pertama. Kedua pebalap bersaing ketat dan membangun jarak dua detik di depan rival-rivalnya.
Martin yang gagal finis dalam dua balapan pembuka musim, mendapatkan sedikit ruang bernafas setelah pebalap Aprila itu melebar di tikungan pertama.
Akan tetapi, setelah membuat kesalahan tersebut, Espargaro ternyata masih menyimpan kecepatannya dan mencetak lap terbaik untuk mengejar pebalap terdepan.
Baca Juga: Pengiriman Semua Logistik MotoGP Mandalika ke Luar Negeri Tuntas
Setelah dua kali berupaya menyalip Martin dan melebar, Espargaro melakukan manuver sempurna untuk mengambil alih pimpinan lomba dari rival senegaranya itu dalam lima lap terakhir dan menjadi yang pertama melintasi finis untuk merayakan kemenangan bersejarah dalam kariernya.
Pebalap Suzuki Alex Rins memastikan tiga pebalap Spanyol naik podium hari itu setelah finis di belakang Martin.
Hasil tersebut sekaligus menghasilkan sembilan pebalap berbeda finis podium dari tiga balapan awal musim ini, yang menguak bagaimana terbukanya musim kompetisi 2022.
Emosi Espargaro pecah di paddock ketika berbicara dengan keluarganya lewat telepon, adik kandungnya, Pol juga menghampirinya dan memeluk sang kakak.
"Sangat senang, cukup lama untuk bisa sampai di sini," kata Espargaro seperti dilansir laman resmi MotoGP. "Ini balapan yang spesial karena ini start GP ke-200 saya dalam kelas premier."
Pebalap berusia 32 tahun yang mendominasi sesi latihan bebas dan kualifikasi pada Sabtu itu mengatakan tekanan di balapan kali ini berlipat ganda karena orang-orang yakin dia akan mampu melewatinya dengan mudah.
Tag
Berita Terkait
-
Menang Perdana Sepanjang Karier Membalap, Aleix Espargaro Puncaki Klasemen MotoGP
-
Hasil MotoGP Argentina: Aleix Espargaro Menang!
-
Barang Bekas Pembalap MotoGP Mandalika Akan Segera Dilelang, Mulai Spidol Hingga Helm Aleix Espargaro
-
Cerita Aleix Espargaro dan Poppy Sovia Nikmati Jaringan Internet yang Lancar di Mandalika
-
Aleix Espargaro Syok Jadi Saksi Kecelakaan Horor Marc Marquez
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko