Suara.com - Pembalap tim Aprilia Racing, Aleix Espargaro menyatakan keraguan jelang MotoGP Amerika 2022. Usai menjuarai MotoGP Argentina lalu, ia merasa pesimis di balapan yang digelar di Circuit of the Americas (COTA).
Kakak dari Pol Espargaro ini menyatakan kalau ia menemukan beberapa kendala, salah satunya sejarah masa lalunya.
Ia menyatakan kalau dirinya kesulitan menaklukan COTA karena sirkuit tersebut tak begitu disukainya.
"Ini tidak akan menjadi akhir pekan yang mudah bagi saya karena saya memiliki banyak masalah di trek ini tahun lalu," kata Aleix Espargaro dilansir dari Speedweek.
"MotoGP Amerika Serikat 2022 adalah salah satu balapan paling sulit musim ini," tambahnya.
Meski pesimis, namun bukan berarti ia akan menyerah begitu saja. Ia tetap akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan poin di COTA.
Apalagi saat ini namanya tengah bertengger di puncak klasemen sementara MotoGP 2022. Ia pastinya tak mau namanya digeser oleh pembalap lainnya.
Mampukah Aleix Espargaro meraih hasil maksimal di MotoGP Amerika Serikat 2022?
Baca Juga: Marc Marquez Cari Aman Jelang MotoGP Amerika 2022, Trauma Kecelakaan seperti di Mandalika?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
-
Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series
-
Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026