News / Internasional
Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:02 WIB
Pesawat DeHavilland DHC-3 Kenmore Air (ABC)
Baca 10 detik
  • Pesawat amfibi Kenmore Air jatuh dan terbakar di lepas pantai Washington State.

  • Seluruh 11 penumpang dan pilot berhasil diselamatkan meskipun beberapa mengalami luka kritis.

  • FAA dan NTSB sedang menginvestigasi penyebab pasti pendaratan darurat yang berujung kebakaran tersebut.

Suara.com - Aksi tanggap darurat warga lokal dan tim SAR berhasil mencegah tragedi maut saat pesawat amfibi jatuh dan terbakar di lepas pantai Washington.

Sebelas orang yang berada di dalam pesawat berhasil dievakuasi dari perairan meski beberapa di antaranya mengalami luka serius.

Pesawat DeHavilland DHC-3 milik Kenmore Air ini terhempas di dekat Pulau Sucia sekitar pukul 17.20 waktu setempat.

Pesawat DeHavilland DHC-3 Kenmore Air (ABC)

Seluruh penumpang dan pilot dapat diangkat dari laut berkat kerja sama cepat berbagai pihak.

Kantor Sheriff San Juan County mengonfirmasi adanya korban luka mulai dari patah tulang, luka kepala, hingga sayatan.

Satu orang penumpang dilaporkan berada dalam kondisi kritis akibat insiden tersebut.

Pihak Kenmore Air menyatakan penerbangan bermula dari Lake Union di Seattle membawa 10 penumpang dan satu pilot.

Empat korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara sisanya dievakuasi ke Stasiun Garda Pantai Bellingham.

Sheriff San Juan County Eric Peter mengungkapkan bahwa perahu sipil yang melintas langsung bergerak memberikan pertolongan pertama.

Baca Juga: Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Saat petugas tiba di lokasi kecelakaan, bangkai pesawat sudah dilalap si jago merah dan perlahan tenggelam.

"Tindakan cepat dari semua pihak mencegah situasi ini menjadi lebih buruk," kata Eric Peter dikutip dari ABC, Jumat (24/7/2026).

Garda Pantai Amerika Serikat menerima laporan awal bahwa pesawat melakukan pendaratan darurat di North Beach Shallow Bay sebelum terbakar.

Angkatan Laut AS turut dikerahkan untuk memimpin evakuasi udara bagi korban yang membutuhkan penanganan medis mendesak.

Manajemen maskapai menyampaikan apresiasi mendalam atas kesigapan seluruh tim penolong dan warga setempat di lokasi.

"Kami bersyukur bahwa seluruh orang di dalam pesawat telah ditemukan dalam keadaan selamat, dan fokus utama kami saat ini adalah memastikan para penumpang serta pilot mendapatkan perawatan dan dukungan yang mereka butuhkan. Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Penjaga Pantai Amerika Serikat (US Coast Guard), tim tanggap darurat setempat, dan semua pihak yang turut membantu dalam penanganan kejadian ini. Kenmore Air bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang yang melakukan penyelidikan, dan kami akan terus memberikan informasi terverifikasi begitu informasi tersebut tersedia," ujar CEO Kenmore Air, David Gudgel.

Kecelakaan ini memicu perhatian serius terkait keselamatan penerbangan pesawat amfibi rute lokal di wilayah kepulauan Washington.

Badan Penerbangan Federal (FAA) bersama Komite Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) kini resmi memulai penyelidikan untuk menemukan penyebab pasti kecelakaan.

Load More