Suara.com - Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) bekerja sama dengan Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menggelar vaksinasi dan booster untuk masyarakat olahraga Indonesia.
Program ini diselenggarakan dalam lima termin, di mana dua termin sudah terselenggara pada 5 dan 18 April.
Salah satu tujuannya KOI atau NOC Indonesia adalah untuk memastikan atlet dan ofisial cabang olahraga khususnya yang berangkat ke SEA Games 2021 sudah mendapatkan dosis vaksin lengkap.
“Kami berterima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan baik antara NOC Indonesia dengan Kostrad. Kami mendapat dukungan vaksin yang telah dijalankan pada hari ini. Faktanya Covid-19 masih nyata, tetapi dengan vaksin dan booster tingkat imunity bisa ditingkatkan,” ujar Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari dlam rilis, Rabu (20/4/2022).
“Kami juga mengimbau seluruh federasi olahraga nasional (PP/PB) jika ada atletnya yang belum vaksin atau booster, bisa mendaftar di NOC Indonesia."
Menurutnya kerja sama vaksinasi dan booster yang dilakukan di kantor NOC Indoensia ini tidak lepas dari peran Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Maruli Simanjuntak yang juga merupakan Ketua Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI).
Terutama, lanjut Oktohari, untuk mempercepat vaksinasi dan booster di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya komunitas olahraga Indonesia.
Sementara itu, Asisten Teritorial Kaskostrad Joko Hadi Susilo juga menyambut antusias kerja sama yang dilakukan dengan NOC Indonesia. Program ini juga dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi dan booster di seluruh wilayah Indonesia.
“Alhamdullilah respon masyarakt olarhaga Indonesia sangat positif sehingga kita bisa bersama-sama melakukan program ini untuk memperkuat imun," ujar Joko Hadi Susilo.
Baca Juga: Menpora Amali Akan Perketat Pengiriman Atlet ke Ajang Multi Event
"Harapan kami ke depan, semoga kami bisa lebih bersinergi lagi dengan NOC Indonesia sehingga lebih banyak melakukan vaksinasi booster."
Program vaksinasi dan booster yang diadakan NOC Indonesia dengan Kostrad ini menyediakan semua jenis vaksin Covid-19, yakni Pfizer, AztraZaneca, Moderna, serta Sinovac. Ketiga termin selanjutnya rencananya turut melibatkan masyarakat umum.
Tag
Berita Terkait
-
Luruskan Kabar Ramai Rumakiek Mangkir Panggilan Timnas Indonesia, Mochamad Iriawan: Dia Sakit
-
Timnas U-23 Spesialis Runner-up, Menpora Yakin Emas Bisa Diraih di SEA Games Vietnam
-
Pelatih Fisik Timnas Indonesia U-23 Soroti Badan Pemain: Belum Bisa Disebut Pesepak Bola
-
Bulu Tangkis Indonesia Targetkan Juara Umum di SEA Games Vietnam
-
Menpora Tegaskan Pemberangkatan Atlet di SEA Games 2021 Bukan Soal Anggaran
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati