Suara.com - Tim bulu tangkis Indonesia terus mematangkan persiapan jelang tampil di Kejuaraan Asia alias Badminton Asia Championships (BAC) 2022. Hal yang sama tak terkecuali dilakukan oleh sektor ganda campuran Merah Putih.
Satu hari jelang bergulirnya BAC 2022, tiga pasangan ganda campuran yang termasuk dalam 19 wakil Indonesia di ajang ini, terus menjalani persiapan. Mereka telah menjajal lapangan Muntinlupa Sports Complex di Manila, Filipina selama dua hari sejak Minggu (24/4/2022).
Mereka adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.
Amon Santoso sebagai pelatih ganda campuran yang mendampingi, mengatakan bahwa anak asuhnya sudah siap berlaga. Selain harus cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan, mereka juga diminta memperkuat komunikasi.
Menurut Amon, penampilan Rinov/Pitha dan Adnan/Mychelle yang mendapat hasil kurang baik di tur Eropa dan Korea, dianggap bakal meningkat apabila mampu berkomunikasi dengan lancar di atas lapangan.
"Rinov/Pitha dan Adnan/Mychelle saya harap komunikasi antar pasangan bisa lebih baik lagi. Dengan komunikasi yang baik, maka akan bisa lebih jalan mainnya, kekompakannya lebih erat," sebut Amon dalam rilis PBSI.
"Saya banyak ngobrol sama mereka supaya mereka bisa saling ngobrol juga. Evaluasi kekurangan-kekurangan masing-masing," tukas Amon.
Sementara Rehan/Lisa yang tampil oke di dua turnamen Eropa, Swiss Terbuka dan Orleans Masters dituntut untuk memburu poin sebanyak-banyaknya demi menaikkan peringkat.
"Untuk Rehan/Lisa saya harap mereka bisa mengumpulkan banyak poin di sini agar segera naik rankingnya," kata Amon.
Dalam kesempatan yang sama, Rinov/Pitha mengakui bahwa penampilan mereka belum cukup baik. Di ajang ini mereka bertekad untuk tampil sesuai dengan kapasitasnya.
Baca Juga: Enam Bulan Absen, Fadia/Ribka akan Comeback di Kejuaraan Asia 2022
"Kami di tur kemarin secara permainan maupun hasil belum bagus. Masih harus banyak kerja keras. Di sini kami ingin lebih baik lagi, bisa tampil sesuai yang diinginkan," ucap Rinov.
"Komunikasi kami di lapangan sebenarnya tidak ada masalah, tapi kami akan terus tingkatkan. Kami mau maksimal di setiap kesempatan. Beban selalu ada cuma tidak mau fokus ke sana," ujar Pitha.
Ganda campuran Indonesia menurunkan empat wakil di Kejuaraan Asia 2022 yang bergulir mulai tanggal 26 April hingga 1 Mei mendatang. Selain tiga nama di atas, ada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang hadir melalui jalur profesional.
Tag
Berita Terkait
-
4 Ganda Putra Indonesia akan Berlaga di Kejuaraan Asia 2022, Ini Pesan Pelatih Aryono Minarat
-
Jelang Kejuaraan Asia 2022, Kento Momota Akui Kondisi Mental Tak Baik
-
Jelang Kejuaraan Asia 2022, Pelatih Minta Ganda Putra Matangkan Pola Permainan
-
BAC 2022: Anthony Ginting Ingin Kembali Berjaya di Tanah Filipina
-
BAC 2022 Kemungkinan Jadi Ajang Perpisahan, Fadia/Ribka Akui Sedih
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati