Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Panjaitan membakar semangat Lalu Muhammad Zohri dan kawan-kawan sebelum turun di SEA Games Vietnam, 12-23 Mei nanti.
Dalam acara halal bihalal dan pelepasan atlet dan pelatih atletik menuju SEA Games 2021 di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Minggu (8/5/2022), Luhut mengatakan atlet Indonesia harus punya motivasi tinggi dalam menggapai prestasi.
"Jangan hanya sekadar ikut saja. Kita harus membawa prestasi dan itu tak bisa diraih tanpa kerja keras dan spirit untuk menang," kata Luhut kepada tim atletik Indonesia untuk SEA Games Vietnam.
Dia juga menyebut bahwa atlet harus bisa seperti Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang memiliki daya juang dan tak mau kalah.
"Saya 32 tahun jadi tentara, 21 tahun di Kopassus. Kopassus itu hebat karena mereka berlatih. Karena mereka terus berlatih, mereka yakin pasti mereka akan menang. Jadi kuncinya adalah berlatih dan spirit," kata Luhut menambahkan.
Dia juga mengatakan bahwa peran pelatih sangat berpengaruh dalam prestasi atlet. Untuk itu, dia berharap pelatih dapat memberikan program yang baik.
PB PASI bakal menurunkan 23 atlet untuk mengikuti SEA Games 2021 dengan menargetkan delapan medali emas dari dari sembilan belas nomor yang diikuti.
Selain Zohri, atlet yang akan bersaing pada sektor putra ada Sapwaturrahman, Abdul Hafiz, Halomoan B Simanjuntak, Hendro, Atjong Tio Purwanto, Agus Prayogo, Bayu Kertanegara, Eko Rimbawan, Sudirman Hadi, Wahyu Setiawan, dan Adit Rico.
Sementara untuk putri yakni Emilia Nova, Maria Londa, Agustina Manik, Odekta Naibaho, Eki Febri Ekawati, Sri Mayasari, Tyas Murtiningsih, Erna Nuryanto, Jenny Agreta, Hasruni Rahim, dan Valentine Lonteng.
Baca Juga: Lupakan Kekalahan di Laga Perdana, Timnas U-23 Siap Lawan Timor Leste
Khusus untuk Eki Febri Ekawati sejauh ini masih menunggu kepastian terkait nasib dari nomor tolak peluru putri yang dalam Delegation Registration Meeting (DRM) batal diperlombakan.
Sejauh ini, PASI terus berupaya seperti bersurat kepada Asosiasi Ateltik Asia (AAA) dan Federasi Nasional (FN) agar nomor tersebut bisa dilombakan.
"Kami meminta agar nomor tersebut tetap dilombakan mengingat para atlet sudah berlatih sekian lama dan selama ini paceklik kompetisi," ujar Sekretaris Jenderal PB PASI, Tigor Tanjung.
[Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Cedera ACL Masih Membekas, Lalu Muhammad Zohri Persembahkan Medali Perak di SEA Games 2025
-
2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi
-
Ditanya Soal Peluang Periksa Luhut dalam Kasus Whoosh, Begini Respons KPK
-
Utang Kereta Cepat Whoosh Direstrukturisasi
-
Pastikan Serapan Anggaran MBG Membaik, Luhut: Menkeu Tak Perlu Ambil Anggaran yang Tak Terserap
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026
-
Janice Tjen Masuk Daftar Pemain Hobart International Usai 'WO' di ASB Classic
-
Putri Kusuma Wardani Targetkan Konsistensi Permainan Sepanjang 2026
-
Target Juara! Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Datangkan Pelatih Italia dan Bintang Dunia
-
Jadwal Lengkap Pekan Pembuka PLN Mobile Proliga 2026, Pontianak Jadi Seri Pembuka
-
Jadwal Malaysia Open 2026: 5 Wakil Indonesia Berjuang di Babak Kedua, Ada yang Lawan Tuan Rumah
-
ORADO Deklarasikan Domino Naik Kelas sebagai Olahraga Nasional
-
Sabar/Reza Singkirkan Juniornya Raymond/Joaquin di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026
-
Kalah dari Chen/Toh untuk Kali Ketujuh, Jafar Hidayatullah Akui Permainan Jelek dan Tidak Yakin
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas